Sabar, Lampard Belum Sepenuhnya Pasti ke Chelsea

REKANBOLA – Kepindahan Frank Lampard ke Chelsea sepertinya hanya tinggal menunggu waktu saja. Namun pemilik Derby County, Mel Morris, melihat masih ada kemungkinan sang pelatih batal pindah karena proses negosiasi antara kedua belah pihak belum tuntas.

Pada hari Selasa (25/6) waktu setempat, Derby memberikan izin kepada Chelsea untuk melakukan pendekatan terhadap Lampard. Pelatih berumur 40 tahun itu diproyeksikan sebagai suksesor Maurizio Sarri yang memilih pindah ke Juventus beberapa pekan lalu.

Langkah yang diambil oleh Chelsea ini dianggap sebuah pertaruhan yang besar. Pasalnya, Lampard belum mengenyam pengalaman yang banyak di dunia kepelatihan. Seperti yang diketahui, Derby adalah klub pertamanya dan baru melatih pada tahun 2018 lalu.

Tapi tidak banyak opsi yang dipegang oleh The Blues saat ini. Mantan pelatih Juventus, Massimiliano Allegri, telah memutuskan akan rehat satu tahun ini dan Jose Mourinho lebih tertarik menukangi Timnas. Hanya ada Rafael Benitez yang baru dipecat Newcastle United.

Sepertinya itulah alasan mengapa Chelsea menganggap Lampard sebagai pilihan yang tepat. Mel Morris selaku pemilik Derby mengaku tidak terkejut. Bahkan, ia sudah memprediksi situasi seperti ini akan datang cepat atau lambat.

“Saat Frank bertemu saya untuk pertama kalinya, kami berbicara soal kesempatan ini dan saat itu kami tahu bahwa ini akan terjadi. Kami hanya tidak tahu kapan,” tutur Mel Morris kepada talkSPORT.

Derby Masih Berharap

Besar harapan Mel Morris untuk melihat Frank Lampard kembali duduk di kursi kepelatihan Derby musim depan. Ia cukup yakin peluang itu ada. Toh, baik Chelsea maupun Lampard belum menemukan jalan tengah dalam perbincangannya.

“Mari sadari, sekarang belum ada kesepakatan. Jujur saja, saya berharap orang ini melatih kami musim depan. Saya tidak ingin menyerah,” tambahnya.

Baca Juga:   Presiden Napoli: Maurizio Sarri Tidak Pede Dengan Potensi Klub

“Tapi anda harus berkata bahwa pada suatu masa, ini akan terjadi – apakah itu sekarang atau di masa depan. Ini menguntungkan untuk Frank. Dia tak bisa kehilangan situasi seperti ini,” tandasnya.

Pada musim kemarin, Lampard berhasil membawa Derby begitu dekat dengan Premier League. Sayang, mereka gagal menuntaskan langkah terakhirnya setelah kalah dari Aston Villa pada babak final Play-off divisi Championship pada bulan Mei lalu.