Salary Cap Liga 1 Lebih Tinggi Ketimbang ISC A

Rekanbola.com – PSSI menegaskan bahwa konsep salary cap, yang telah dijalankan pada Indonesia Soccer Championship musim lalu, bakal kembali diterapkan pada musim ini. Besaran salary cap musim ini disebut lebih besar ketimbang musim lalu.

Bahasan mengenai salary cap jelang Liga 1 berlangsung hangat. Pasalnya, konsep salary cap berkaitan langsung dengan konsep marquee player, yang baru musim ini diterapkan di kompetisi resmi PSSI.

Menurut Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, besaran salary cap masih dalam taraf didiskusikan. Namun, ia mengisyaratkan batas atas salary cap lebih tinggi ketimbang yang diterapkan di ISC.

“Untuk salary cap, ada batas bawah dan batas atasnya. Pada ISC lalu, salary cap berada di kisaran Rp5 miliar – Rp10 miliar. Mungkin, saat ini Rp5 miliar – Rp15 miliar,” ujar Jokdri, sapaan karib Joko Driyono.

Namun demikian, Jokdri masih belum bisa memastikan besaran pasti salary cap Liga 1. Menurutnya, hal ini masih belum diputuskan. “Kita tunggu pada tanggal 29 Maret mendatang di acara manager meeting,” tuturnya.

Menurut Jokdri, marquee player merupakan pemain yang skema pembiayaan gajinya di luar dari salary cap. Selain itu, pemain tersebut juga harus berdampak langsung bagi pangsa pasar klub tersebut.

“Tak hanya itu, marquee player juga harus berkualitas. Karenanya, ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi marquee player tersebut,” tandasnya.

 

Baca Juga :

  1. Ronald Koeman Kandidat Kuat Pelatih Baru Belanda
  2. Penggunaan Wasit Asing di Liga 1 Masih Ditimbang
  3. Arsenal Ingin Datangkan Gelandang Southampton
Facebook Comments

Follow me on rekanbola twitter