Sampai Kapanpun, Saha Yakin MU Takkan Bisa Ulangi Era Kesuksesan Ferguson

REKANBOLA – Louis Saha yakin Manchester United bisa bangkit pada musim depan. Tapi yang pasti, sang mantan pemain itu percaya bahwa era kesuksesan Sir Alex Ferguson dulu takkan bisa diulangi lagi.

Pria asal Prancis tersebut adalah salah satu saksi kesuksesan Ferguson. Ia membela Manchester United mulai tahun 2004 hingga 2008, dan berhasil mempersembahkan empat gelar. Salah satunya adalah Liga Champions.

Seperti yang diketahui, klub berjuluk The Red Devils itu mengalami serangkaian keterpurukan semenjak Ferguson pensiun di tahun 2013. Namun musim depan, bersama Ole Gunnar Solskjaer, mereka diprediksi akan kembali bangkit.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

Takkan Ulangi Era Ferguson

Saha percaya bahwa Manchester United bisa bangkit pada musim depan. Tapi jika berbicara soal mengulangi kesuksesan di era Sir Alex Ferguson dulu, ia benar-benar meragukannya.

“Saya sepenuhnya percaya mereka akan bangkit, tapi anda harus paham bahwa di sepak bola anda mungkin bisa meniru, tapi hasilnya takkan pernah sama,” tutur Saha seperti yang dikutip dari Mirror.

“Elemen kejutannya sudah hilang, karena anda berpikir, ‘Ya, anda harus melakukan ini’. Ini sudah tugasnya,” lanjutnya.

Dua Alasan MU Bisa Bangkit

Ada beberapa hal yang membuat pria berumur 40 tahun itu yakin tahun depan adalah tahunnya Manchester United. Pertama, ia yakin para penggemar akan selalu mendukung klub. Kedua, ia percaya Solskjer beserta stafnya bisa membangun fondasi yang apik.

“United punya dukungan berupa penggemar yang akan selalu ada, jadi semuanya tinggal masalah kerja keras saja – kembali ke dasar,” tambahnya.

“Beberapa tahun terakhir ini telah terasa menyakitkan, tapi saya yakin Ole dan stafnya di Manchester United akan memberikan dasar yang sangat bagus,” tandasnya.

Baca Juga:   Petualangan Turan di Barca Dikonfirmasi Berakhir Pekan Ini

Pada musim 2018/2019, Ole Gunnar Solskjaer sempat memberikan harapan usai menggantikan Jose Mourinho di bulan Desember lalu. Namun sayangnya, performa tim perlahan menurun hingga The Red Devils hanya mampu bertengger di peringkat enam Premier League.