Sarri Disarankan Pecat Ianni

Rekanbola – Eks gelandang Manchester United Phil Neville menyarankan pada pihak Chelsea agar memecat Marco Ianni.

Ianni adalah salah satu staf pelatih Maurizio Sarri. Ia membuat keributan besar di pertandingan antara Chelsea lawan United pada akhir pekan kemarin di Stamford Bridge.

Pasalnya ia melakukan selebrasi yang provokatif di hadapan Jose Mourinho usai Chelsea menyamakan skor melalui aksi Ross Barkley pada menit 90+6. Mourinho pun bangkit dari tempat duduknya dan akhirnya berusaha mengejar Ianni.

Untungnya tak sampai terjadi adu fisik. Sebab Mourinho ditahan oleh sejumlah orang di pinggir lapangan.

 

Pecat Saja

Neville pun mengecam aksi yang dilakukan oleh Ianni. Menurutnya sudah selayaknya aksinya itu dihukum seberat-beratnya.

“Siapa pun anggota staf itu dari Chelsea baru saja menjadi aib mutlak. Tidak ada kelas, tidak ada kerendahan hati. Ia langsung berada di hadapan Jose Mourinho, Michael Carrick dan bangku Manchester United dan merayakan gol itu tepat di depan wajah mereka. Benar-benar memalukan,” ketusnya seperti dilansir Sky Sports.

“Ia [Mourinho] yang tidak bersalah dalam semua ini. Orang di bangku Chelsea berlari melewatinya, merayakan gol di depannya. Sarri merayakannya. Lalu orang ini di sini yang berjalan di depan Jose Mourinho. Yang pertama ia mengepalkan tinjunya, dan kemudian saat ia kembali, dia merayakannya lagi di depannya. Memalukan,” kritiknya.

“Kalau saya Maurizio Sarri, saya akan mengirim orang itu dan memecatnya dari klub,” ketusnya

 

Akui Salah

Manajer Chelsea Maurizio Sarri sebelumnya mengakui bahwa salah seorang stafnya melakukan kesalahan.

“Saya tidak melihat apa pun di atas lapangan. Setelah pertandingan saya berbicara dengan Jose dan langsung paham bahwa kami yang salah. Saya langsung berbicara dengan anggota staf saya dan saya mengatakan kepadanya untuk berbicara dengan Mourinho dan meminta maaf. Sekarang semuanya sudah selesai,” kata Sarri di situs resmi klub.

Baca Juga:   'Sarrismo' Buat Kante Harus Berpikir Keras Selama Liburan

“Kami membuat kesalahan, kami salah dalam situasi ini. Saya ingin berbicara dengannya lagi tetapi saya langsung menangani situasinya. Tentu saja saya ingin berbicara dengannya lagi karena saya ingin memastikan dia bisa memahami kalau ini adalah kesalahan besar,” tegasnya.