Sarri Minta Fan Chelsea Lebih Menghormati Jose Mourinho

Rekanbola – Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri meminta para penggemar The Blues untuk memberikan respek yang lebih tinggi pada Jose Mourinho, mantan pelatih mereka. Dia percaya Mourinho termasuk salah satu bagian penting dari sejarah Chelsea dan patut dihargai.

Akhir pekan lalu, Mourinho yang kini melatih MU berhadapan langsung dengan mantan klubnya. Laga tersebut berakhir sama kuat dengan skor 2-2, namun ada insiden di akhir pertandingan.

Mourinho terlibat percekcokan dengan salah satu asisten pelatih Sarri. Namun sebenarnya masalah itu dimulai dari sang asisten, Mourinho hanya membalas.

Pihak Chelsea dan Sarri pun sudah langsung meminta maaf pada Mourinho pasca pertandingan. Baca pengakuan Sarri selengkapnya di bawah ini:

 

Respek

Mourinho sudah pernah membawa Chelsea meraih tiga gelar juara Premier League pada dua masanya melatih Chelsea. Catatan inilah yang menurut Sarri tak boleh dilupakan. Dia percaya Mourinho harus lebih dihargai.

“Ya. Mourinho sudah menjadi juara di sini [Chelsea] dan saya pikir kami harus menghargai dia dan menghargai siapa pun yang sudah meraih trofi untuk klub,” kata Sarri di Sky Sports.

Tak hanya Premier League, Mourinho juga membawa Chelsea menjuarai FA Cup, Piala Liga dan Community Shield.

 

Salah

Tak hanya itu, Sarri juga mengakui pihaknya bersalah dalam insiden di bangku cadangan setelah pertandingan itu. Dia pun berjanji akan meminta maaf pada Mourinho dan meluruskan masalah tersebut.

“Setelah pertandingan saya berbicara dengan Jose dan langsung paham kami salah. Saya langsung berbicara dengan anggota staf saya dan saya mengatakan kepadanya untuk berbicara dengan Mourinho dan meminta maaf,” kata Sarri di situs resmi

Baca Juga:   Galliani Pernah Ingin Bawa Sarri dan Giampaolo ke Milan

“Kami membuat kesalahan, kami salah dalam situasi ini. Saya ingin berbicara dengannya lagi tetapi saya langsung menangani situasinya. Tentu saja saya ingin berbicara dengannya lagi karena saya ingin memastikan dia bisa memahami kalau ini adalah kesalahan besar.”