Sedang Jadi Favorit, Yen Menguat Lawan Rupiah

Rekanbola – Nilai tukar rupiah terhadap yen Jepang bergerak melemah pada perdagangan siang hari ini. Pelemahan ini didorong oleh perkembangan global dan regional yang mendorong investor memburu aset aman (safe haven), salah satunya mata uang Negeri Matahari Terbit.

Pada Rabu (30/5/2018) pukul 12:05 WIB, JPY 1 dibanderol Rp 128,81. Rupiah melemah 0,19% dibandingkan penutupan hari sebelumnya.

Pelemahan rupiah menaikkan harga jual yen di beberapa bank nasional. Berikut data perdagangan hingga pukul 12:15 WIB:

Bank Harga Beli Status Harga Jual Status
Bank Mandiri Rp 126,26 Naik Rp 131,18 Naik
Bank BNI Rp 126,00 Naik Rp 132,60 Naik
Bank BRI Rp 127,92 Naik Rp 129,62 Naik
Bank BTN Rp 122,00 Stagnan Rp 134,00 Stagnan
Bank BCA Rp 125,97 Naik Rp 132,60 Naik

Investor memang tengah menghindari aset-aset berisiko karena situasi global dan regional sedang kurang kondusif. Di Italia, sedang terjadi gaduh politik dan kemungkinan akan ada pemilu ulang paling cepat Juli mendatang. Jika kekuatan populis semakin solid dan kemungkinan Italia bercerai dengan Uni Eropa kian besar, maka dampaknya adalah guncangan terhadap pasar keuangan global.

Selain Italia, perkembangan friksi dagang AS-China pun agak mengkhawatirkan. Pernyataan dari Gedung Putih menyebutkan bahwa Washington tetap berencana mengenakan bea masuk terhadap produk-produk China yang nilainya mencapai US$ 50 miliar. Selain itu, pemerintahan Presiden Donald  Trump juga akan memperketat investasi yang berasal dari Negeri Tirai Bambu. Artinya, gederang perang dagang kembali terdengar.

Akibat dua sentimen ini, investor cenderung menahan diri dan mencari selamat masing-masing. Instrumen safe haven seperti yen Jepang pun diburu, sehingga nilainya menguat terhadap mata uang dunia. Rupiah pun tak luput dari ‘amukan’ yen.

Baca Juga:   Ikuti Wall Street, Harga Minyak Mentah Menguat di Awal Tahun

 

(Sumber : cnbcindonesia.com)