Selamat Berkat Benda Ini, Ade Jigo Rasakan Hal Aneh Saat Tergulung Ombak Tsunami

Menurut Ade Jigo, Hal Yang Dialaminya Selama Menyelamatkan Diri Dari Tsunami Sangat Tak Masuk Akal.

Rekanbola – Ade Jigo mengatakan bahwa dirinya sempat tergulung ombak tsunami selama beberapa menit bersama sang anak. Beruntung, rekan satu grup mendiang Aa Jimmy ini menemukan tali untuk berpegangan sehingga dirinya bisa selamat dari gulungan ombak tsunami saat itu.

“Saya sama anak saya pelukan gimana caranya saya selamat sama anak saya. Kegulung tuh kurang lebih lima menit,” cerita Ade ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (3/1). “Ya mohon maaf ya, saya sudah sentuhan macam-macam, ada besi, tembok, kayu dan mohon maaf ada manusia juga.”

“Setelah masuk ruangan itu kok tiba-tiba saya kaya dikumpulkan dalam satu ruangan, saya megang tali. Itu tali melintas persis di depan saya, itu kencang talinya,” lanjut Ade Jigo. “Kemudian saya ambil tali untuk naik ke permukaan biar anak saya bisa bernafas karena memang lama di dalam air sama saya. Saya pun naik ke atas, saya pegang plafon atasnya itu ternyata tembok.”

Lebih lanjut, Ade menceritakan kejadian aneh selama berusaha menyelamatkan diri dari gelombang tsunami. Ia mengaku mendengar banyak orang berteriak dan mengucapkan istighfar. Ade juga mengaku sempat melihat sesosok laki-laki dan perempuan yang tengah ceramah di tengah gulungan ombak tsunami tersebut.

“Saya dengar cuma orang banyak berdoa, banyak istighfar. Itu ada laki-laki dan perempuan kayak orang ceramah. Saya dengerin itu, saya sedikit lihat bayangan orang kepalanya tuh kayak menghadap ke sana semua (sumber suara),” cerita Ade Jigo. “Termasuk saya sama anak saya juga dengerin.”

Baca Juga:   Soal Kualitas, Pickford Nilai Dirinya Tidak Kalah Dari Courtois

Tak berhenti sampai di situ saja, Ade juga melihat sebuah pintu yang dituju oleh semua orang orang saat itu. “Secara nalar enggak masuk akal. Harusnya pintu kebuka keluar, ini melawan arus karena air kan dari dalan kan, ini ke dalam. Itu kalau orang udah takut, udah panik itu berebutan kan (menuju pintu), ini enggak. Satu antri, bapak yang pertama tuh di depan saya lihat dia keluar baru saya yang kedua,” lanjut Ade.

Ade juga sempat meminta tolong sosok pria dalam kesempatan itu untuk memegang anaknya sebelum akhirnya berhasil keluar dan selamat. “Saya minta tolong ke bapak yang tadi. ‘Pak tolong pegangin anak saya, saya udah enggak kuat’, saya bilang gitu. Bapak itu megangin anak saya, baru saya keluar,” pungkasnya.