Selesaikan Petualangan Di Doha, Roberto Bautista Agut Bawa Pulang Gelar

Rekanbola – Roberto Bautista Agut menutup salah satu pekan terbaik dalam kariernya dengan menumbangkan petenis berkebangsaan Ceko, Tomas Berdych dengan 6-4, 3-6, 6-3 di Qatar Open, Doha dan menjadi gelar kesembilan dalam kariernya.

Kemenangan tersebut hanya terpaut satu hari setelah secara mengejutkan Bautista Agut sukses menaklukkan petenis peringkat 1 dunia, Novak Djokovic yang memenangkan 29 dari 31 pertandingan yang dilakoninya sebelum memasuki laga semifinal di Doha musim ini.

Dengan kemenangan tersebut, Bautista Agut mengklaim kemenangan pada bulan Januari untuk kali keempat secara beruntun (Auckland 2016, Pune 2017, dan Auckland 2018) setelah menjadi petenis Spanyol ketiga yang memenangkan gelar di Doha, bergabung dengan Rafael Nadal (2014) dan David Ferrer(2015).

“Kemenangan ini adalah hal yang luar biasa di awal musim ini,” seru Bautista Agut.

“Saya berharap bisa merasa prima, baik secara fisik mau pun secara mental, seperti yang saya rasakan sekarang. Dan jika hal itu terjadi, saya pikir saya bisa lebih baik dalam hal peringkat, dan kenapa tidak semakin dekat dengan peringkat 10 besar?”

Musim lalu, Bautista Agut mengklaim dua gelar, termasuk kemenangan terbesar dalam kariernya di turnamen level 500 yang digelar di Dubai, sehingga mengantarkannya kembali ke peringkat 13 dunia. Tetapi, sejumlah cedera membuatnya melewatkan tiga turnamen Masters 1000 dan Wimbledon.

Namun, hal tersebut telah berlalu setelah pekan ini Bautista Agut tampil memanas. Pekan ini, ia mengalahkan tiga petenis yang berada dan pernah menghuni peringkat 5 besar, termasuk mantan petenis peringkat 3 dunia, Stan Wawrinka di perempatfinal.

Selain trofi, Bautista Agut pun berhak membawa pulang 250 poin dan hadiah uang sebesar 219.755 dolar AS.

Baca Juga:   Sinopsis Film Drama Indonesia Love For Sale (2018)

Walaupun menelan kekalahan di final, pekan ini telah menjadi pekan yang impresif bagi Berdych yang melakoni turnamen terakhirnya di Queen’s Club pada Juni lalu setelah ia melewatkan paruh kedua musim lalu akibat cedera punggung. Berdych yang mengincar gelar pertamanya sejak gelar di Shenzhen musim 2016, menerima 150 poin dan hadiah uang sebesar 118.320 dolar AS.