Sempat menguat, Rupiah kembali melemah ke level Rp 14.189 per USD

REKANBOLA.COM – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) dibuka menguat di perdagangan hari ini, Selasa (22/5). Rupiah pagi ini dibuka di level Rp 14.165 atau menguat dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 14.190 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah kembali mengalami pelemahan usai pembukaan. Di satu jam pertama perdagangan, Rupiah tercatat melemah ke Rp 14.189 per USD. Hingga pukul 10.00 WIB, Rupiah berada di RP 14.187 per USD.

Bank Indonesia (BI) memprediksi nilai tukar Dolar AS (USD) masih akan menekan mata uang negara lain. Hal tersebut dikarenakan pertumbuhan ekonomi global 2018 akan semakin baik, meskipun saat ini sedang berlangsung proses penyesuaian likuiditas global.

Gubernur BI, Agus Martowardojo mengatakan, pertumbuhan ekonomi global 2018 diperkirakan mencapai 3,9 persen atau lebih tinggi dari prakiraan sebelumnya sebesar 3,8 persen. Hal ini didorong oleh akselerasi ekonomi AS yang bersumber dari penguatan investasi dan konsumsi di tengah berlanjutnya normalisasi kebijakan moneter AS.

“Di tengah tren penguatan ekonomi dunia, likuiditas Dolar AS cenderung mengetat, yang kemudian mendorong kenaikan imbal hasil surat utang AS dan penguatan Dolar AS sehingga menekan banyak mata uang lainnya,” kata Agus, di kantornya, Kamis (17/5).

Agus mengungkapkan, ke depannya, sejumlah risiko perekonomian global tetap perlu diwaspadai, antara lain, kenaikan suku bunga The Fed dan imbal hasil surat utang AS, kenaikan harga minyak, ketegangan hubungan dagang AS-Tiongkok, serta isu geopolitik terkait pembatalan kesepakatan nuklir antara AS dan Iran.

 

Baca Juga:   Prediksi Skor Brighton vs Manchester United 19 Agustus 2018