Sergio Ramos Pilih Liga Champions daripada Copa del Rey

Rekanbola – Kapten Real Madrid, Sergio Ramos menyadari bahwa menjuarai Liga Champions bukanlah urusan mudah. Kompetisi kasta tertinggi Eropa tersebut mempertemukan para jawara dari liga-liga top Eropa dan bersaing merebut satu trofi paling bergengsi.

Madrid terbukti sebagai salah satu tim paling digdaya di Liga Champions. Terbukti, Los Blancos sukses meraih empat trofi dalam lima musim terakhir, tiga di antaranya datang secara beruntun.

Adalah Zinedine Zidane, sosok yang mampu membawa Madrid menjuarai Liga Champions dalam tiga musim beruntun, yakni edisi 2015/16, 2016/17 dan 2017/18. Kemampuan Zidane sudah tak diragukan lagi, tetapi kini Madrid menatap babak baru dengan pelatih anyar, Julen Lopetegui.

Ramos percaya tiga trofi Liga Champions beruntun tersebut tak akan mudah dilupakan. Baca penjelasannya di bawah ini:

 

Liga Champions atau Cope del Rey?

Selama tiga musim menjuarai Liga Champions, Madrid harus mengorbankan La Liga dan Copa del Rey. Jika Madrid sukses meraih tiga trofi Eropa secara berturut-turut, di sisi lain Barcelona sukses menjuarai Copa del Rey dalam empat musim terakhir.

Kendati demikian, Ramos tetap memilih trofi Liga Champions ketimbang Copa del Rey, dan dia yakin banyak rekan setimnya yang bersikap sama.

“Saya lebih memilih Liga Champions ketimbang Copa del Rey. Memang benar bahwa setiap kompetisi penting, namun beberapa lebih penting dari lainnya. Tidak mudah menjuarai Liga Champions dan anda harus menghargai itu,” kata Ramos di laman resmi realmadrid.

“Tidak normal menjuarai banyak gelar Liga Champions dalam tahun yang singkat. Setiap pemain di skuat ini akan memilih Liga Champions daripada tiga gelar Copa del Rey.”

Baca Juga:   Jika Neymar Jadi ke Madrid, PSG Diprediksi Datangkan Griezmann

 

Barcelona

Lebih lanjut, soal kans Madrid musim ini, Ramos percaya masih terlalu awal untuk bicara soal juar. Dia percaya ada beberapa lawan kuat yang patut diwaspadai, termasuk Barcelona, rival abadi Real Madrid.

“Kami menatap jalan panjang menuju final. Ada beberapa tim yang sangat kuat. Barcelona adalah rival langsung kami dan favorit juara.”

“Sudah sewajarnya bahwa pemain hebat yang menjadi bagian dari tim mereka membuat mereka sebagai tim yang demikian. Ini (Liga Champions) adalah salah satu kompetisi paling indah,” tutup dia.