Serie A Otomatis Berakhir Jika De Ligt Gabung Juventus

REKANBOLA – Eks pelatih AC Milan Fabio Capello mengklaim perburuan gelar Scudetto otomatis langsung berakhir bagi tim-tim lain apabila Matthijs De Ligt gabung Juventus.

De Ligt menjadi primadona pada bursa transfer kali ini. Ia menjadi incaran banyak raksasa Eropa.

Bek Ajax Amsterdam itu awalnya sempat dikaitkan dengan PSG, Manchester United, Manchester City, Liverpool, hingga Barcelona dan tentunya Juventus.

Awalnya ia hampir pasti disebut akan merapat ke Camp Nou. Apalagi sebelumnya Frenkie De Jong juga sudah lebih dahulu pindah ke klub Catalan itu.

Akan tetapi muncul kabar bahwa bek berusia 19 tahun itu menolak pinangan Barca. Ia kemudian disebut akan pindah ke Juve.

De Ligt bahkan disebut sudah menerima tawaran kontrak dari Si Nyonya Tua. Bianconeri kemudian disebut sudah menganggarkan dana sekitar 70 juta euro untuk memboyongnya dari Amsterdam ke Turin.

Bek Terbaik

Bagi Capello, kemampuan De Ligt terbilang sangat luar biasa. Maka dari itu ia akan membuat pertahanan Juve makin sulit dipenetrasi.

Di sisi lain, ia akan membuat para pemain di depannya merasa aman untuk bermain menyerang. Termasuk kedua bek sayap.

“Jika Juve merekrut De Ligt maka liga itu sudah berakhir. Lagi. Dan kita langsung menuju musim sesudahnya,” ujarnya pada Corriere dello Sport.

“De Ligt adalah bek terbaik di luar sana. Ia memungkinkan Anda untuk bertahan dengan dua [pemain saja], membebaskan kedua full-back, seperti yang ia lakukan di Ajax,” tuturnya.

“Dengan dirinya, Juve akan mendapatkan jackpot. Tanpa dirinya, yah, itu bisa membantu yang lain lebih dekat [dengan Juventus],” cetus Capello.

Siapa yang Lain Itu?

Baca Juga:   Zamparini: Dybala Akan Lebih Ideal di Napoli Daripada Juventus

Capello kemudian menjelaskan tidak semua klub bisa mendekati Juve. Dikatakannya hanya akan ada dua klub saja yang bisa menyaingi tim besutan Maurizio Sarri itu.

“Biarkan saya memperjelas maksud saya. Ketika saya berbicara tentang tim-tim lain, saya merujuk secara eksklusif ke Napoli dan Inter,” cetusnya.

“Milan, Roma, dan Lazio tidak akan berpartisipasi dalam perburuan gelar untuk penundaan teknis yang jelas dan masalah keuangan,” terang Capello.