Sering ‘Dinistakan’ Jadi Meme Bahasa Gaul Anak Jaksel, Sheryl Sheinafia Malah Bangga

REKANBOLA – Belakangan publik dibuat heboh dengan bahasa gaul yang disebut sebagai bahasa khas anak Jaksel alias Jakarta Selatan. Dimana pengguna bahasa ini bisanya menyampaikan omongannya dengan mencampur kata-kata bahasa Indonesia dengan bahasa Inggris. Kata bahasa Inggris yang sering diklaim paring sering dipakai oleh anak Jaksel adalah which isevendan literally.

Bahasa anak Jaksel ini pun sempat menjadi trending di Twitter dan muncul meme-meme lucu yang memasang wajah selebriti Tanah Air. Adalah Sheryl Sheinafia dan Boy William yang cukup sering “dinistakan” sebagai meme bahasa anak Jaksel. Hal tersebut pun sudah diketahui oleh Sheryl.

Menariknya Sheryl mengaku tak ada masalah dengan aksi netizen di media sosial menjadikannya meme. Bahkan pelantun “I Don’t Mind” itu mengaku bangga atas munculnya konten tersebut dan menjadi hot topik di kalangan netizen media sosial.

“Aku lihat Tweet yang retweet-nya banyak banget. Terus (meme) pakai muka aku sama Boy. Enggak (kesal),” kata Sheryl saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (27/9). “Kalau itu bisa jadi topik yang baru, jadi konten yang baru, aku bangga jadi anak Cipete.”

Sheryl pun langsung memberikan contoh penerapan nyata bahasa anak Jaksel yang pernah ditemuinya. “Kayak ada yang ngomong, ‘Habis ini kakak go where?’. ‘Oh no itu secara grammar salar. Seharusnya anak Jaksel itu, ‘Where you gonna go kalau after this?’ Ya itu,” kata Sheryl sambil tertawa.

Lebih lanjut, Sheryl mengatakan bahwa dirinya saat ini sedang fokus dalam berkarya. Penyanyi cantik kelahiran 4 Desember 1996 itu mengaku sering membuat lagu berbahasa Inggris lantaran cukup kesulitan dalam memakai bahasa Indonesia.

Baca Juga:   Jalani Program Bayi Tabung, Tya Ariestya Tak Percaya Mitos

“Semangatnya Sheryl untuk lebih mengeluarkan karya-karya yang Sheryl banget. Kayaknya itu yang menjadi tujuan utamaku,” tegas Sheryl “Aku sudah bisa merilis lagu yang berbahasa Inggris. Aku kadang- kadang, sehari-hari ngomongnya belibet bahasa Indonesia, jadi bisa bahasa Inggris.”