Shearer Kritik Sarri yang Paksa Kante Main di Posisi Lain

Rekanbola – Legenda Premier League, Alan Shearer mengkritik Maurizio Sarri yang memaksa N’Golo Kante bermain di posisi yang tak ideal. Dia yakin Kante harus kembali ke posisi utamanya.

Sejak kedatangan Sarri, Kante memang mendapatkan peran baru. Dia diplot sebagai gelandang tengah yang sering menekan pemain sejak daerah bermain lawan. Kante tak kenal lelah.

Posisi itu berbeda dengan peran Kante musim lalu, saat dia masih bermain di posisi idealnya: gelandang bertahan. Kante adalah salah satu gelandang bertahan terbaik di era modern ini.

Meski manjur dalam beberapa laga, instruksi Sarri itu terbukti gagal total saat Chelsea takluk 1-3 dari Tottenham Hotspur akhir pekan lalu. Baca kritik Shearer selengkapnya di bawah ini:

 

Pentingnya Kante

Menurut Shearer, peran Kante sebenarnya sangat penting. Kante berada di depan dua bek tengah, dia bergerak mengejar lawan, memutus serangan. Intinya, Kante memudahkan kerja dua bek tengah tim.

“Tanpa dinamo pemain Prancis kecil ini [Kante] di ruang itu [antara bek dan gelandang], menekan lawan, mengejar lawan, itu membuat dua bek tengah Chelsea David Luiz dan Antonio Rudiger begitu terbuka – seperti yang ditunjukkan Spurs dengan jelas,” ungkap Shearer di tribalfootball.

“Leicester City menjuarai liga dengan Wes Morgan dan Robert Huth sebagai pasangan bek tengah mereka. Bek tengah hebat tetpai tidak ada yang cepat.”

 

Bukan Gelandang Serang

Kehebatan Kante sudah terbukti saat Leicester menjadi juara. Kala itu, Huth dan Morgan memang bek tengah lambat, tetapi Kante mampu menutupi kekurangan pertahanan Leicester dengan baik.

“Namun kekurangan mereka ditutupi dengan baik oleh Kante – gelandang bertahan terbaik di dunia. Jorginho bahkan tidak berada di kelas yang sama.”

Baca Juga:   Kalah Dari Belgia, Harry Kane: Inggris Sudah Berikan Segalanya!

“Kante disia-siakan saat dia bermain seperti yang dilakukan melawan Spurs, lebih tinggi di lapangan dan di sisi kanan. Dia bukanlah gelandang serang,” tutup Shearer.