Sinopsis Film The Darkest Minds, Sci-Fi Terbaru Segera Tayang di Bioskop Agustus 2018

rekanbola – Ingin mengulang bagian dari cerita Twilight, dan The Maze Runner yang dianggap sukses, tahun ini sebuah film yang diadaptasi novel yang ditulis oleh Alexandra Bracken, akan diceritakan kembali melalui sebuah film.

Film ini memberikan gambaran kehidupan bumi di masa depan. Seperti apa sinopsis film The Darkest Minds?

Sinopsis The Darkest Minds

Sebuah wabah misterius mulai mengancam nyawa anak-anak yang belia hingga remaja. Wabah ini diteliti dan rupanya bisa menyebar secara acak. Bahkan sampai menewaskan anak-anak.

Hanya saja pemerintah Amerika bergerak cepat untuk mengantisipasi wabah ini. Anak-anak yang dianggap memiliki tanda terserang wabah segera diamankan di sebuah pusat penelitian.

Salah satunya adalah Ruby (Amandla Stenberg) yang baru berusia 16 tahun merupakan salah satu anak muda paling kuat yang pernah ditemui siapa pun. Ruby sejak kecil merasa dipisahkan oleh kedua orang tuanya.

Ia dipindahkan ke sebuah tempat dan dipaksa untuk membuka identitas yang tidak ia ketahui. Beruntung, sejak itu pula, Ruby bisa mengendalikan dirinya. Secara tidak langsung, Ruby sebenarnya bisa menyelamatkan dirinya sendiri.

Namun, tetap saja ia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada dirinya. Sampai pada suatu saat seorang dokter mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Ruby. Bisakah ia mengetahui jati diirnya yang sebenarnya?

Siapa sosok dokter yang berusaha membantu Ruby di tempat fasilitas rahasia tersebut? Seperti apa kejutan-kejutan lain yang ditemukan Ruby setelah berada di tempat fasilitas rahasia tersebut selama bertahun-tahun?

Film The Darkest Minds rencananya akan tayang di bioskop pada tanggal 15 Agustus 2018.

Adaptasi Novel Laris

sinopsis-film-the-darkest-minds-sci-fi-terbaru-segera-tayang-di-bioskop

Film The Darkest Minds merupakan seri novel yang ditulis oleh Alexandra Bracken. Novel tersebut terdiri dari “The Darkest Minds”, “Never Fade”, “In The Afterlight”, “Throught The Dark” dan “Beyond The Night”.

Baca Juga:   Lichtsteiner Keluhkan Neymar yang Mudah Jatuh

Cerita dari novel ini sendiri sepertinya tidak jauh berbeda dengan filmnya. Ringkasan ceritanya dimulai dari ketika para orangtua mulai berpartisipasi menyelamatkan anak-anak mereka di sebuah rumah sakit.

Sebuah penyakit yang disebut bernama Everheart atau dengan nama medis Idiopathic Adolescent Acute Neurodegeneration. Sebuah penyakit yang dikatakan juga Degenerasi Saraf Akut Remaja Idiopatik (IAAN).

Dari sinilah para anak-anak dan remaja ini kemudian di bawa dengan tujuan agar “dirawat”. Namun, sebuah pergolakan terjadi. Para remaja ini berusaha membebaskan diri mereka sendiri dari penjagaan pemerintah yang membuat fasilitas untuk Idiopathic Adolescent Acute Neurodegeneration.

Karakter utama yang ditonjolkan pun bernama Ruby. The New York Times sempat melabeli novel “The Darkest Minds” sebagai salah satu novel terbaik ketika pertama kali diterbitkan. Namun, bagaimana dengan filmnya? Bisakah filmnya memiliki reputasi yang positif seperti novelnya?

Pastikan untuk tidak melewatkan cerita The Darkest Minds yang akan tayang pada tanggal 15 Agustus 2018 di bioskop-bioskop Indonesia.