Sippa Dhamma Samajja Ajang Kompetisi Generasi Cerdas dan Berkarakter

Rekanbola Direktorat Jendral Bimbingan Masyarakat Buddha kembali menggelar Sippa Dhamma Samajja Tingkat Nasional VII (SDS VII). Gelaran ini diselenggarakan tanggal 8-12 Oktober 2018 yang diikuti oleh pelajar tingkat SD, SMP dan SMA/SMK yang beragama Buddha sebagai perwakilan dari Provinsi-Provinsi di Indonesia.

“Pendidikan keagamaan di sekolah tidak hanya dimaknai mengajarkan mana yang benar dan mana yang salah. Lebih dari itu, melalui pendidikan agama juga ditanamkan kebiasaan-kebiasaan sehingga membentuk kepribadian,” ujar Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifudin ketika membuka Sippa Dhamma Samajja ke VII di Jakarta.

Menurutnya, Sippa Dhamma Samajja memiliki makna yang sangat penting dan strategis. Karena siswa Buddhis yang telah mendapatkan pembelajaran agama di sekolah, dipertemukan untuk dapat menunjukkan hasil proses belajarnya.

“Nilai penting Sippa Dhamma Samajja yang diikuti oleh pelajar Buddhis mulai SD, SMP, SMU/SMK dari seluruh provinsi di Indonesia ada di dalam proses pelaksanaannya,” tambahnya.

Dalam Sippa Dhamma Samajja, peserta didik melantunkan ayat-ayat suci Dhammapada sebagai bagian dari kitab suci Tripitaka. Ada merdunya lantunan lagu dalam Dhamma Gita. Indahnya lukisan bernuansa dhamma akan membawa indikasi kerohanian seseorang penganut agama Buddha yang mendambakan kedamaian.

“Kegiatan ini merupakan sarana untuk mengembalikan jati diri generasi mileneal Buddhis, penting bagi generasi Buddhis untuk menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter. Sekaligus memiliki pemahaman keagamaan yang baik,” jelas Dirjen Bimas Buddha, Caliadi.

Selain kompetisi, Sippa Dhamma Samajja VII ini juga mengundang Agustina Hermanto atau lebih dikenal dengan nama Tina Toon untuk berbagi dan berdikusi dengan peserta untuk meningkatkan jati diri di era milenial. Ada 4 bidang lomba yang akan dipertandingkan yaitu Dhamma Gita (Menyanyikan lagu-lagu rohani Budhha), Dhamma Vijja (Cerdas cermat Dhamma), Dhamma Vikata (menyajikan Dhamma dalam bentuk cerita bergambar berdasarkan isi kitab suci Tipitaka/Tripitaka) serta Dhammapada (Pelafalan Syair Dhammapada).

Baca Juga:   Bupati Rita Bantah Siapkan Uang Rp 5 M untuk Suap KPK

Sippa Dhamma Samajja Tingkat Nasional VII ini diikuti 974 pelajar Buddhis dari Sabang sampai Marauke yang merupakan momentum generasi muda Budhis se-Indonesia untuk menjalin persaudaraan dan meningkatkan jati diri pemuda Budhhis yang berkarakter.

Dalam kegiatan kali ini, Kontingen DKI Jakarta berhasil merebut juara umum dengan memboyong enam piala yaitu, Juara I Dhamma Gita tingkat SD dan Dhammapada putri tingkat SMA, Juara II Dhammapada putra dan putri tingkat SD, dan Dhamma Vija tingkat SD, Juara III Dhamma Vikata tingkat SMA dan Juara Harapan I Dhamma Vikata tingkat SMP.

“Sebagai juara umum, Kontingen DKI Jakarta berhak membawa pulang Piala Bergilir Menteri Agama,” jelasnya.

Sippa Dhamma Samajja merupakan kegiatan yang dilakukan secara berkala oleh Direktorat Bimas Buddha. Sippa Dhamma Samajja tingkat Nasional VIII mendatang akan dilaksanakan di Provinsi Bali pada tahun 2021 dengan penambahan dua jenis lomba yaitu, lomba Pidato Buddhis dan Cerita Buddhis.

Sippa Dhamma Samajja merupakan ajang kompetisi edukatif yang bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas siswa/siswi Buddha, meningkatkan keterampilan dan pengembangan inovasi siswa/siswi beragama Buddha. Kemampuan dibidang pengetahuan keagamaan Buddha yang menjadi dasar pengembangan budi pekerti siswa beragama Buddha serta menumbuhkan motivasi kepada siswa/siswi untuk lebih tekun belajar dan meningkatkan keimanan (saddha).