Sopir Kapolres Tulungagung akui ngantuk dan kecepatan mobil di atas 100 Km/jam

Rekanbola – Sopir pribadi Kapolres Tulungagung, Bripda Tomi mengaku mengantuk saat mengemudikan mobil dinas yang ditumpangi Kapolres Tulungagung AKBP Taufik Sukendar dan istrinya Anggi serta ajudan Bripda Mohammad Lutfi, sebelum kecelakaan pada Kamis (27/9) malam di ruas tol SuMo. Pengakuan tersebut disampaikan oleh Kasatlantas Polres Mojokerto Kota AKP Edwin Natanael, saat memberikan keterangan pers di Polres Mojokerto Kota.

“Sementara dari pengakuan driver, ngantuk saat mengemudi, tiba-tiba mobil oleng dan tak sadarkan diri,” kata AKP Edwin Natanael, Jumat (28/9).

Lanjut Edwin, Satlantas Polres Mojokerto Kota sudah meminta bantuan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) dari Polda Jawa Timur untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pengecekan lokasi dan penyelidikan sudah dilakukan pada Jumat (28/9) pagi. Namun hasilnya masih menuggu laporan dari tim.

“Yang dilakukan tim TAA, mulai melihat secara keseluruhan, di situ terlihat bekas rem, di situ ada bekas tumpahan dan posisi teakhir mobil. Dari bekas di lokasi, mobil setelah mendahului truk di depannya langsung oleng ke kiri. Untuk kecepatan mobil, dari keterangan saksi di atas 100 Km/jam,” jelas Edwin.

Sementara hasil olah TKP, kata Edwin pihaknya masih menunggu hasil analisa dari Tim TAA Polda Jatim. Sekarang ini masih dilakukan analisa dan pengumpulan barang bukti serta keterangan dari para saksi.

“Hasilnya menunggu dari Tim TAA, nanti kita sampaikan pada rekan media,” pungkas Edwin.

Pascakecelakaan mobil dinas Kapolres Tulungagung, Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Edwin Natanael mengimbau para pengguna jalan tol supaya mematui aturan dan rambu yang ada. Ini untuk mengantisipasi kecelakaan baik yang disebabkan factor teknis maupun human error.

Baca Juga:   Resmi! Singapura Jadi Saksi Pertemuan Donald Trump dan Kim Jong Un

“Para pengguna jalan supaya tetap mematuhi aturan dan memperhatisan rambu rambu yang ada,” ucap Edwin.