Sri Mulyani ‘Kalah Taruhan’ Soal Pertumbuhan dengan Pengusaha

REKANBOLA — Menteri Keuangan Sri Mulyani kalah taruhan dengan pengusaha. Kekalahan terjadi dalam taruhan tebak angka pertumbuhan ekonomi sepanjang 2018.

Saat taruhan, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B Sukamdani mengatakan Ani memasang angka pertumbuhan ekonomi 2018 di level 5,4 persen. Sementara itu, pengusaha memasang taruhan di angka 5,2 persen.

Untuk Ani, angka pertumbuhan tersebut kemudian dituangkan dalam APBN 2018. Tapi, hingga semester I 2018 kemarin, angka yang dipatok Ani masih belum mendekati harapan.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan sepanjang semester I 2018, ekonomi dalam negeri hanya mampu tumbuh 5,17 persen. Artinya, Ani dan pemerintah masih perlu kerja keras lagi untuk mencapai pertumbuhan 5,4 persen.

“Waktu itu janjian kan ya Bu? Kalau di bawah 5,2 persen, Ibu traktir kami. Sebaliknya, kalau di atas 5,4 persen, kami traktir Ibu,” ujar Hariyadi mengingatkan Ani di sela acara seminar Apindo bersama pemerintah dan Bank Indonesia (BI) di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (14/9).

Menanggapi ucapan Hariyadi tersebut, Ani menjawab santai. Walaupun, ia memproyeksi pertumbuhan tahun ini hanya akan berada di kisaran 5,14-5,21 persen, dan ia sadar akan kalah dan harus mentraktir pengusaha.

“Kalau harus traktir Pak Hariyadi tidak apa-apa, asal Pak Hariyadi tidak ajak pengusaha di ruangan ini, karena pasti saya tidak kuat,” katanya.

Baca Juga:   RI Ketergantungan Dolar AS, Untuk Apa?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *