Studi: Pegawai Bisa Kerja Lebih Keras Kalau Tahu Jumlah Gaji Bos

Rekanbola –  Berbicara tentang jumlah gaji di kalangan pegawai hingga saat ini masih terasa tabu untuk dilakukan. Beberapa perusahaan bahkan secara aktif melarang para pegawai untuk saling membicarakan gaji masing-masing.

Itu lantaran, banyak pegawai yang menjadi malas bekerja setelah tahu rekannya mendapatkan gaji lebih tinggi darinya. Namun ternyata berbeda dampaknya, jika para pegawai mengetahui gaji bosnya.

Baca Juga : Pembangunan Jembatan Penajam-Balikpapan Capai Rp11,6 Triliun

berdasarkan studi yang digelar Harvard Business School, saat mengetahui gaji atasan jauh lebih tinggi dari apa yang mereka kira, para pegawai lantas bekerja jauh lebih keras.

Bahkan studi tersebut menunjukkan, banyak pegawai yang rela bekerja lembur, memicu angka penjualan lebih tinggi dan meningkatkan produktivitas pegawai. Saat menyadari angka yang dihasilkan bos di kantor, semakin keras mereka bekerja.

“Pegawai ternyata cenderung lebih termotivasi daripada merasa enggan bekerja setelah mengetahui gaji bosnya. Semakin tinggi gaji bos maka semakin menginspirasi,” tutur salah satu peneliti dalam studi tersebut.

Para pegawai memiliki tujuan yang lebih kuat saat bekerja. Mereka bermimpi lebih besar agar bisa dipromosikan dan mungkin suatu saat bisa meraih jumlah gaji yang setara dengan bosnya sekarang.

Sangat berbeda halnya dengan membandingkan gaji antar pegawai. Itu justru dapat memicu persoalan di tempat kerja, apalagi jika pegawai juga membandingkan proses dan hasil proses kerjanya dengan rekan lain.

“Saat gaji rekan kerja lebih tinggi itu justru dapat menurunkan upaya, hasil kerja. Sebaliknya, gaji manajer yang jauh lebih tinggi daat memiliki dampak positif bahkan pada mereka yang memegang jabatan serupa,” tandasnya.

(Kredit : www.liputan6.com)

Baca Juga:   Pemerintah Bakal Bebaskan Pajak Sewa Pesawat