Tahun 2018, Polres Batubara Pecat 6 Bintara, Tuntaskan 2 Kasus Korupsi, Cabul Meningkat

Rekanbola – Polres Batubara telah melakukan Pemberhentikan Tidak Dengan Hormat (PTDH), terhadap 6 bintara dan tiga lagi akan segera menyusul. Pada umumnya, para personel yang dipecat terlibat dalam kasus narkoba.

Catatan tersebut merupakan satu dari beberapa kasus yang berhasil dituntaskan Polres Batubara sepanjang tahun 2018 lalu.

“Kepada Provos, segera sosialisasikan kepada kepala desa dan masyarakat, agar mereka yang sudah PDTH itu tidak mengogapi (menggertak) warga kita,” kata Kapolres Batubara AKBP R Simatupang saat konferensi pers terkait kinerja selama tahun 2018, di aula Mapolres Batubara, Rabu (2/12/18).

Menurut Simatupang, anggota Polri yang di PDTH ini sudah ada sejak pembentukan Polres Batubara, mereka adalah Brigadir MIS, Brigadir MS, Brigadir CH, Briptu MI, Briptu S, Briptu DMD.

“Mereka pindah dari mana-mana mungkin otaknya sudah heng mengisi di Batubara. Sudah dibina dan diobati tapi tak mau membaik, ya dilakukan sidang dan PDTH,” kata Simatupang.

AKBP R Simatupang jyga menyampaikan terimakasih kepada media yang sudah banyak membantu dalam menginformasikan hal-hal positif terkait kegiatan di jajarannya.

Ia juga berharap, dengan kemitraan ini, ke depan pelaksanaan tugas sesuai visi misi media dan polisi, semakin membaik.

Selain itu, Kapolres juga menjelaskan terjadi peningkatan dalam kasus korupsi, di mana ada 2 kasus yang sudah dituntaskan Polres Batubara. Sementara, gangguan Kamtibmas mengalami penurunan sebesar 22 persen dibanding tahun 2017 silam.

Lebih lanjut dijelaskan AKBP Robinson, upaya peningkatan keselamatan berlalulintas tetap menjadi atensi, dan pihaknya telah mengeluarkan 12000 surat tilang.

Sepanjang 2018, tercatat penurunan korban meninggal dunia sebesar 11,62%. “Sejak operasi Lilin Toba ini, kita nyatakan dis epanjang wilayah hukum Polres Batubara nihil lakalantas, mudah-mudahan demikian seterusnya,” kata Simatupang.

Baca Juga:   Terbaru! Hot Dog Water yang Diklaim Punya Banyak Manfaat

Sementara itu, kasih pencabulan terhadap anak masih tinggi dan cenderung meningkat. Tahun 2018 Polres Batubara berhasil menyelesaikan 41 dari 45 kasus, sedangkan tahun 2017, selesai 35 dari 38 kasus.

“Angka penyelesaian meningkat karena adanya split atau pengaduan balik,” kata Simatupang.