Tak Hanya Mourinho, Guardiola Ternyata Juga Pelatih Defensif

Rekanbola – Manchester City masih terlalu kuat musim ini. Di Premier League, tim asuhan Pep Guardiola itu sukses mencetak 27 gol dan baru kebobolan 3 gol dari 10 pertandingan. Itu merupakan catatan terbaik dari tim-tim lainnya.

Sejak ditangani Guardiola, Man City memang kian berbahaya. Sergio Aguero dkk. tak jarang meraih kemenangan dengan skor besar. Menang 5-0 atau 4-0 sudah lumrah untuk Man City.

Namun, di balik kemenangan besar itu ternyata ada pertahanan kukuh yang terabaikan. Man City baru kebobolan tiga gol di Premier League sejauh ini, catatan itu cukup impresif mengingat ketatnya persaingan di Premier League.

Guardiola pun mengaku sebagai pelatih yang juga mementingkan pertahanan. Baca komentar selengkapnya di bawah ini:

 

Lini Pertahanan Tinggi

Selama menjalani karier dengan staf pelatihnya, Guardiola mengaku timnya selalu mementingkan pertahanan. Di Barcelona, di Bayern Munchen, dan kini di Man City, pertahanan adalah faktor terpenting.

“Selalu seperti ini [jarang kebobolan], saya tak ingin bersikap arogan, tetapi dengan Barcelona dan Bayern Munchen, kami selalu tim yang yang paling sedikit kebobolan,” buka Guardiola kepada fourfourtwo.

“Satu-satunya perbedaan adalah kami [Man City] menerakan garis pertahanan sangat tinggi, kami mencoba meyakinkan pemain kami bahwa jika bola jauh dari gawang kami, kami aman. Ketika lawan mengepung kotak penalti kami, semua hal bisa terjadi.”

 

Terlibat

Lebih lanjut, Guardiola juga tak mau menyebut clean sheets alias nirbobol itu sebagai kerja keras barisan pertahanan saja. Menurutnya, semua pemain terlibat, bahkan penyerang juga bertahan.

“Semua terlibat, clean sheets penting, juga penting bagaimana sedikit peluang yang membuat kami kebobolan, itu membuktikan stabilitas kami.”

Baca Juga:   9 Pencetak Gol, Bukti Kolektivitas Belgia

“Dalam 10 tahun saya selalu fokus – mungkin lebih dari hal lain – bertahan dengan baik. Tak mungkin mencetak banyak gol dan kebobolan banyak gol, ketika hal ini terjadi maka anda bukanlah tim yang stabil,” tutup dia.