Tak Perlu Digaruk, Penis Gatal Bisa Diatasi dengan Cara Ini

RekanBola – Menggaruk alat kelamin di tempat umum tentu memalukan. Namun, bagaimana jika rasa gatal sulit untuk ditahan?

Dokter kulit di NYU Langone Dermatology Associates, AS, Evan Rieder, MD mengatakan, rasa gatal pada alat kelamin, atau sering disebut jock itch dan tinea curis, disebabkan oleh infeksi dangkal pada kulit selangkangan yang disebabkan beberapa spesies jamur yang berbeda.

Dilansir dari Men’s Health, Selasa (10/4/2018), gatal pada kelamin lebih rentan terjadi pada pria karena anatomi eksternal di pangkal paha. Hal itu diperparah dengan gesekan dan lingkungan yang lembap.

Selangkangan adalah tempat berkembang biak jamur, terutama setelah berkeringat.

“Jika Anda tidak punya waktu untuk mandi setelah itu, keringat dan bakteri yang dikeluarkan pori-pori tidak punya kesempatan untuk turun. Ini menciptakan lingkungan yang cocok untuk pertumbuhan tinea (jamur),” kata Ross C. Radusky, MD, dokter kulit di SoHo Skin and Laser Dermatology, Amerika Serikat.

Selain itu, diabetes juga meningkatkan risiko gatal di alat kelamin. Hal ini karena adanya kelebihan gula yang keluar lewat keringat, dan menjadi bahan makanan untuk jamur. Selain itu, sistem kekebalan tubuh juga berperan besar terhadap risiko Anda terkena infeksi kulit.

Biasanya, gatal akan disertai dengan ruam merah atau serpihan bersisik yang biasanya, berada di tepi ruam.

“Meskipun bisa muncul di skrotum atau pangkal penis, paha, dan bokong menjadi area lain yang terpengaruh,” tambah Radusky.

Jika tidak ditangani, ruam bisa menyebar di selangkangan dan menyebabkan bau yang tidak sedap.

Ilustrasi pria masturbasi (iStockphoto)

Untungnya, perawatan untuk hal semacam ini cukup mudah. Anda bisa menggunakan bedak yang mengurangi kelembapan. Selain itu, menggunakan obat yang bersifat antijamur juga berguna.

Baca Juga:   Dari Pelupa Hingga Kematian, Berikut Bahaya Kalau Kamu Tidur Terlalu Lama

“Anda dapat menggunakan krim clotrimazole satu persen, atau Tolnaftate satu persen yang dijual bebas. Gunakan tipis dan tambahkan bedak,” tambah Radusky.

Disarankan untuk menghindari salep yang berminyak dan meningkatkan kelembapan. Hal itu akan membuat rasa gatal menjadi lebih parah.

Namun, bila tidak berkurang selama beberapa minggu, atau kemerahan menyebar disertai kulit retak dan menyakitkan, memeriksakannya ke dokter adalah langkah yang paling tepat.

Untuk mencegah gatal pada alat kelamin, mandi dan mengeringkan tubuh sehabis berolahraga harus dilakukan.

Selain itu, menggunakan pakaian katun longgar dan rajin mengganti peralatan olahraga juga disarankan.

“Menghindari pakaian non-katun juga membantu. Terkadang, pakaian sintetis yang menyerap keringat menyebabkan panas dan mempengaruhi pria untuk terkena infeksi semacam ini,” kata Rieder.

Selain itu, disarankan memakai kaus kaki sebelum memakai celana dalam. Hal ini untuk mencegah jamur naik dari kaki dan menyebabkan area kelamin terasa gatal.

(Sumber : Liputan6.com)

Baca Juga :