Rekanbola – Momen Lebaran baru saja berlalu. Bagi Anda yang masih single, pasti ada satu-dua kerabat yang iseng bertanya ‘kapan nikah?’.

Apalagi kalau Anda sudah menjalin hubungan yang cukup lama dengan pasangan. Meski Anda berusaha menanggapi pertanyaan ‘nyelekit’ itu dengan santai, tapi tetap saja tebersit hal yang sama di benak Anda.

Pernikahan bukan soal pesta mewah sehari semalam, bukan juga soal umur yang dianggap sudah cukup matang untuk berkeluarga. Pasca menikah.

sederet tanggung jawab yang menyertai status baru sebagai suami atau istri wajib dijalani sebaik mungkin.

Berdasarkan hasil wawancara GueSehat dengan psikolog Dian ibung, Psi., diketahui bahwa secara spesifik tidak ada batas usia yang tepat untuk menikah. Alasannya dikarenakan 4 hal, yaitu:

  1. Pernikahan menyangkut banyak faktor mental yang sangat variatif antar individu.2
  2. Setiap individu memiliki kapasitas psikis yang variatif untuk menikah, baik dari batasan kesanggupan hingga proses kematangan diri.
  3. Faktor psikis antar individu memiliki cakupan yang sangat luas, yang lagi-lagi sangat bervariasi.
  4. Faktor kesiapan fisik antara pria dan wanita juga sangat memengaruhi kondisi perkawinan.

 

(Sumber : viva.co.id)

Baca Juga:   Inspirasi Sukses Kutipan Terbaik Presiden Republik Indonesia , Jokowi (A)