Tampung Donasi Warga Untuk Lunasi Utang, Malaysia Bentuk Trust Fund

Rekanbola – Pemerintah Malaysia di bawah Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad membentuk dana amanah (trust fund) demi meringankan utang negara. Rakyat Malaysia bisa memberi kontribusi melalui lembaga bernama Tabung Harapan Malaysia (THM) ini untuk membantu melunasi utang negara.

Seperti dilansir media Malaysia, The Star dan Malay Mail, Rabu (30/5/2018), dituturkan Mahathir dalam konferensi pers terbaru, dana amanah itu dibentuk untuk menerima kontribusi dari publik yang ingin membantu meringankan beban finansial pemerintah.

Menurut Mahathir, THM dibentuk sebagai tanggapan atas kekhawatiran rakyat Malaysia terhadap salah pengelolaan perekonomian oleh pemerintahan sebelumnya, yang dikuasai koalisi Barisan Nasional di bawah mantan PM Najib Razak.

“Ada banyak warga, yang setelah menyadari betapa buruknya kondisi perekonomian negara, bersedia menyumbang ke pemerintah,” ucap Mahathir dalam konferensi pers yang digelar usai rapat kabinet di Putrajaya.

“Kami menyambut baik aksi patriotisme mereka dan ingin berterima kasih kepada mereka atas kemurahan hati mereka,” imbuhnya.

Ditambahkan Menteri Keuangan Malaysia, Lim Guan Eng, setiap donasi yang disalurkan rakyat ke THM, akan dikelola secara sistematis dan transparan oleh Kementerian Keuangan. Hanya donasi dalam ringgit yang akan diterima THM.

“Merujuk pada perkembangan ekonomi terkini dan munculnya kekhawatiran di kalangan rakyat terhadap posisi utang negara saat ini, ada tanda-tanda kesadaran dari rakyat untuk memberikan dukungan kepada pemerintah,” sebut Lim dalam pernyataannya.

“Rakyat secara sukarela ingin berbagi pendapatan mereka dengan pemerintah untuk membantu meringankan beban,” ucapnya. “Atas nama pemerintah, saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi tulus kepada seluruh warga Malaysia atas dukungan, keprihatinan dan kesediaan Anda untuk membantu pemerintah dalam menghadapi situasi ekonomi terkini,” imbuh Lim.

Baca Juga:   Diserukan Jadi Penerima Nobel Perdamaian, Ini Kata Mahathir

Pekan lalu, Lim mengungkapkan bahwa utang dan kewajiban pemerintah federal Malaysia total mencapai angka 1,087 triliun Ringgit atau setara Rp 3.837 triliun. Jumlah itu mencapai sekitar 80,3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Malaysia per 31 Desember 2017.

Aksi penggalangan dana oleh rakyat telah dilakukan secara online melalui situsi Go Get Funding sejak pekan lalu. Aksi ini dicetuskan oleh Nik Shazarina Bakti (27) yang lulusan S2 jurusan hukum. Aksi penggalangan dana bernama ‘Please Help Malaysia‘ ini memiliki target US$ 100 ribu (Rp 1,3 miliar) hingga 31 Juli mendatang.

 

(Sumber : detik.com)