Target Juara Piala Indonesia Meleset, Arema FC Gelar Evaluasi

REKANBOLA – Manajemen Arema FC memastikan akan menggelar evaluasi. Hal ini tak lepas dari tersingkirnya klub berlogo singa mengepal ini dari ajang Piala Indonesia.

Sebelumnya, Arema hanya mampu bermain imbang pada laga kontra Persib Bandung. Dalam laga leg kedua Piala Indonesia yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jumat (22/02), Hamka Hamzah dan kawan-kawan dipaksa berbagi angka 2-2. Gol Arema dicetak Makan Konate dan Robert Lima Gladiator. Sementara, gol Persib dilesakkan Ezechiel N’Douassel dan Ghozali Siregar.

Dengan hasil ini, Arema FC dipastikan gagal melaju ke Perempat Final Piala Indonesia kendati kedua klub memiliki agregat 3-3. Arema kalah dengan aturan gol tandang.

Pada pertandingan leg pertama lalu, Arema sukses menahan imbang Persib Bandung. Dalam laga yang dihelat di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Senin (18/02) lalu, kedua tim bermain imbang 1-1.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji, memastikan bahwa mereka tak akan tinggal diam dengan kegagalan ini. Menurutnya, manajemen bakal segera menggelar evaluasi.

“Secepatnya kami akan menggelar evaluasi,” ucap Sudarmaji, usai pertandingan.

“Yang pasti, kami minta maaf, karena target kami melaju ke babak berikutnya harus kandas pada hari ini,” sambungnya.

Bagaimana rencana selanjutnya rencana Arema menuju pentas Asia? Simak selengkapnya di bawah ini.

Alihkan Target ke Liga 1

Arema sebelumnya mengincar tiket ke kompetisi Asia dengan memenangi Piala Indonesia. Setelah dipastikan gagal pada turnamen pramusim tersebut, Arema mengalihkan bidikan mereka. Kali ini, mereka dipastikan akan mengincar tiket ke Asia melalui jalur kompetisi Liga 1 musim 2019.

“Target kami berikutnya di liga,” kata Sudarmaji.

“Kan ada dua tiket, juara dan runner-up Liga 1 atau juara Piala Indonesia. Karenanya kami menargetkan itu,” sambungnya.

Baca Juga:   Comeback, Persebaya Tundukkan Perseru 3-2

Ingin Jadi yang Terbaik di Piala Presiden

Selain konsen ke kompetisi, Sudarmaji juga memastikan Arema akan mencari penebusan pada Piala Presiden. Mereka ingin tampil lebih baik lagi pada ajang turnamen pramusim tahunan tersebut.

“Evaluasi kan harus ada percepatan. Harus ada perubahan,” tegas pria 43 tahun ini.

“Terdekat, mereka harus lebih baik lagi pada ajang Piala Presiden,” tandasnya.