Tarik Simpati Masyarakat, Politikus Dilarang Gunakan Isu SARA

Rekanbola Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara Nurjanah Yusuf mengingatkan politikus di daerah ini tidak menggunakan isu SARA untuk menarik simpati masyarakat.

“Kami menerima laporan terkait dengan indikasi itu. Maka, politikus diharapkan tidak menjadikan isu SARA sebagai komoditas mencari simpati masyarakat,” ujarnya, Jumat (26/10).

Nurjanah berharap isu-isu negatif tidak mewarnai pelaksanaan tahapan Pemilu 2019 di daerah itu. Apalagi, selama perhelatan pemilihan kepala daerah selama tiga kali, iklim kondusif tetap terjaga.

Pada pilkada lalu, kata dia, tidak ada aksi anarkisme maupun aksi-aksi berlebihan yang timbul di ruang publik sehingga keamanan dan ketertiban penyelenggaraan momen politik di daerah ini bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Ia menegaskan bahwa seluruh partai politik tidak hanya berlomba-lomba merebut simpati rakyat untuk memenangi Pemilu 2019 di daerah ini, tetapi bekerja sama melakukan pendidikan politik yang mencerahkan.

“Lepaskan isu-isu negatif agar politikus mampu memberikan pendidikan politik yang bakal meningkatkan partisipasi masyarakat pada pesta demokrasi, baik pemilihan umum anggota legislatif maupun Pemilihan Umum Presiden 2019,” katanya.

Politikus Partai Golkar yang mencalonkan kembali pada Pemilu Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Utara berharap pesta demokrasi tetap berjalan lancar dan masyarakat dapat merasa tenang, senang, dan nyaman menggunakan hak suaranya.

Baca Juga:   Kasus Chat Porno Habib Rizieq SP3, PKB Harap Suasana Jadi Teduh