Tas selempang hitam tak bertuan gegerkan Kampus UIN

Rekanbola – Sebuah tas hitam tak bertuan gegerkan warga kampus Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta di Ciputat, Tangerang Selatan, Kamis (20/9) siang tadi.

Tas yang belum diketahui kepemilikannya itu, pertama kali ditemui seorang mahasiswi yang melintas di sekitar taman dekat palang masuk parkir UIN.

“Tahu-tahu sudah ramai, katanya ada teror. Engga ngerti, areanya juga disteril,” kata Lufi mahasiswa di UIN, Kamis (20/9).

Atas kejadian itu, Polisi dari Polsek setempat dan tim Gegana mendatangi lokasi. Untuk melakukan pengecekan.

“Belum tahu, kami juga enggak berani merapat. Polisi dari gegana saja yang berani dekat-dekat. Mudah-mudahan bukan apa-apa ya,” ucapnya.

Semenetara itu Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Ahmad Alexander Yurikho mengungkap tas tak bertuan ditemukan sekira pukul 09.45 di Taman Samping Fakultas Dirasat Islamiyah Kampus UIN.

Saksi mata, Muniroh melihat tas selempang menyerupai tas laptop warna hitam di sela-sela tanaman hias di lokasi. Saat itu saksi tengah melintas.

“Selanjutnya saksi melaporkan kepada petugas sekuriti, Firmansyah, yang selanjutnya dilaporkan ke Polsek Ciputat.

“Ciri-ciri tas selempang menyerupai tas laporan wana hitam merk Export. Sekira pukul 11.45 unit gegana Polda Metro Jaya tiba di lokasi.”

“Setelah dilakukan pengecekan dengan alat metal detector oleh unit Gegana terdapat unsur logam di dalam tas tersebut,” tambahnya.

Setelah diidentifikasi, dipastikan tidak ada unsur behan peledak di dalam tas tersebut.

“Adapun isi dari tas tersebut antara lain, ijazah SMK an. Andre Marta Wendri, ijazah SMP an. Andre Marta Wendri, Piagam penghargaan, foto copy KK dan KTP an. Andre Marta Wendri, Dumai 8 Juli 1993, alamat Jl. Merdeka Sukajadi Kec. Dumai Kota, Kota Dumai, pakaian kotor, speaker, ear phone dan sabuk,” bebernya.

Baca Juga:   Saat Surat Gugatan Cerai Dibenarkan Pengacara Ahok, Ini 4 Momen Romantis Ahok dan Veronica Tan