Teknologi Ponsel Ini Bisa Selamatkan Primata Langka

Rekanbola – Teknologi pengenal wajah yang banyak dipakai di ponsel ternyata penggunaannya tak terbatas pada manusia, melainkan juga pada hewan, khususnya primata.

Sekelompok peneliti baru-baru ini mengembangkan sistem pengenal wajah bernama PrimNet, yang bisa memantau pergerakan primata yang nyaris punah tanpa perlu menggunakan tracker yang sebelumnya lazim digunakan.

Pendekatan berbasis neural network yang dipakai di sini memungkinkan para pekerja lapangan memantau pergerakan simpanse, golden monkey (Cercopithecus kandti), dan lemur cukup dengan memotret mereka menggunakan aplikasi Android.

Hasil jepretan tersebut kemudian akan dianalisis, yang kemudian menunjukkan hasilkan. Yaitu identitas primata tersebut, atau lima primata lain yang paling mirip. Hal ini jauh lebih baik ketimbang memasang perangkat tracker di hewan, yang bisa membuat mereka stres atau bahkan sampai menyakiti mereka.

PrimNet dilatih menggunakan ribuan foto referensi, yang meski terdengar sederhana, sebenarnya ini adalah proses yang sangat sulit. Pasalnya primata mempunyai variasi bulu dan sejumlah aspek lain yang sangat banyak, seperti warna mata, dan lainnya.

Terkadang tim harus menandai mata dan mulut secara manual untuk membantu PrimNet bisa mengenali primata tersebut, demikian dikutip dari Engadget, Selasa (29/5/2018).

Tim pembuatnya mengklaim kalau PrimNet dan aplikasi mobilenya mempunyai akurasi yang lebih tinggi dari 90%. Memang, tingkat akurasi ini belum cukup baik, namun ke depannya diharapkan PrimNet akan punya performa lebih baik, dan bisa mengenali lebih banyak spesies primata lain.

 

(Sumber : detik.com)

Baca Juga:   5 Perusahaan Ini Kembangkan Ponsel Lipat, Siapa Saja?