Terlalu Vulgar, 7 Tarian Girlband Korea Ini Tidak Boleh Dipertontonkan

Girlband Korea terkenal dengan suara dan tarian yang khas. Lalu, bagaimana jadinya jika tarian itu dinilai terlalu seksi?

 

Rekanbola.com – Girlband di Korea yang selalu menyuguhkan tarian yang spektakuler. Bahkan diantara mereka ada yang menunjukkan tarian yang terlampau seksi. Sehingga mungkin Anda pernah merasa kebingungan setelah menyaksikan tarian girlband yang tampil di televisi berbeda dengan tarian yang ada di MV mereka, dan membuat Anda bertanya-tanya kemana perginya tarian tersebut?

Ya, Tarian tersebut dianggap terlalu vulgar dan tidak pantas dipertontonkan, sehingga mereka harus mengganti koreografi tariannya. Berikut 5 tarian yang dianggap vulgar dari lima girlband Korea kontroversial tersebut.

1. Rainbow “A”

Beberapa tahun lalu, Rainbow kembali dengan membawakan lagu berjudul “A”. Dalam lagu tersebut, terdapat suatu gerakan dimana mereka perlahan mengangkat kostum yang mereka kenakan dan memperlihatkan perut indah seluruh anggota. Lagu tersebut sempat menaikkan popularitas Rainbow. Namun pada akhirnya, mereka diminta untuk mengganti gerakan.

 

2. Girl’s Day “Something”

Lagu “Something” merupakan salah satu lagu Girl’s Day yang meraih popularitas. Namun lagu tersebut menuai banyak kontroversi karena gerakan sensual mereka di lantai. Gerakan tersebut kemudian diubah setelah penampilan live mereka yang ke empat.

 

3. 4L “Move”

4L harus menuai kontroversi begitu video musik berjudul “Move” mereka dirilis. Grup tersebut memperlihatkan pakaian yang terlalu terbuka dan tarian yang menantang dalam video mereka. Pada akhirnya 4L harus merubah seluruh koreografi mereka.

 

4. AOA “Miniskirt”

Selanjutnya grup AOA yang membawakan lagu miniskirt harus mengubah koreografi mereka yang berupa gerakan membuka kancing rok bagian samping yang mereka kenakan. Setelah dicap terlalu memprovokasi, gerakan tersebut kemudian diganti.

 

5. Dal Shabet “BBB”

Dal Shabet juga harus merubah gerakan koreografi mereka dalam lagu BBB. Salah satu gerakan dalam lagu tersebut memperlihatkan posisi tangan mereka di bagian dada dan membuat gerakan melingkar, dianggap terlalu vulgar.

 

Recommended

Facebook Comments