Tiga Pemain Barca Hengkang ke Everton, Ini Penjelasan Abidal

Rekanbola – Asisten teknik Barcelona, Eric Abidal menjelaskan kesibukan klubnya di bursa transfer musim panas lalu. Kala itu Barca lebih banyak melepas pemain daripada mendatangkan pemain baru untuk tim senior.

Barca melepas Yerry Mina, Lucas Digne dan Andre Gomes ke Everton. Lalu membiarkan Paulinho kembali ke Guangzhou Evergrande. Andres Iniesta hengkang ke Jepang. Paco Alcacer dan Arda Turan juga meninggalkan Klub. Gerard Deulofeu dan Aleix Vidal juga pergi.

Kesibukan Barca ini menarik perhatian, sebab selama ini Barca dikenal sebagai tim yang sulit melepas pemainnya. Abidal menjelaskan bahwa kepergian pemain-pemain tersebut tak bisa dihindari, khususnya tiga pemain yang pergi ke Everton.

Tak hanya itu, Abidal juga mengharapkan yang terbaik bagi pemain-pemain tersebut. Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini:

 

Kepergian Yerry Mina

Salah satu kehilangan yang dinilai cukup besar bagi Barcelona adalah perginya Yerry Mina. Mina tampil gemilang bersama timna Kolombia di Piala Dunia 2018 lalu dan dinilai pantas bermain bagi tim utama Barca.

“Dia [Mina] menjalani Piala Dunia yang hebat. Kami menganalisis situasi secara internal, juga bersama pelatih. Kami mencari tahu apakah dia bisa bertahan atau tidak,” kata Abidal kepada marca.

“Tidak banyak pemain seperti dia di bursa transfer, namun terkadang keputusan seperti ini memang harus dibuat.”

“Dia memutuskan pergi dan kami memutuskan menjualnya. Kami mendapat kesempatan menjual dia dengan harga 30,25 juta euro,” sambungnya.

 

Digne dan Gomes

Selain Mina, Lucas Digne dan Andre Gomes juga hengkang ke Everton. Abidal menjelaskan bahwa Barca melepas dua pemain itu demi masa depan mereka sendiri.

“Terdapat transparansi sepenuhnya pada kasus Digne, sebab dia ingin mendapat lebih banyak menit bermain. Kami tidak mendatangkan bek kiri lainnya karena kami tahu ada pemain bertalenta di tim B.”

Baca Juga:   Keputusan Liverpool Pertahankan Karius Sudah Tepat

“[Soal Andre Gomes], dia pergi ke liga Inggris, liga yang mungkin lebih cocok dengan kemampuannya,” tandas abidal.