Ultras Garuda: Tinggalkan Atribut Klub, Bersatu untuk Dukung Timnas Indonesia

Rekanbola – Kala Timnas Indonesia, baik U-19, U-23, dan senior bertanding di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, terdapat kelompok suporter yang selalu setia mendukung. Bertempat di Tribun Selatan, komunitas itu bernama Ultras Garuda.

KLY Sports berkesempatan untuk menyambangi Tribun Selatan Wibawa Mukti dan bertemu dengan ratusan Ultras Garuda saat Timnas U-19 bertanding melawan Yordania pada Sabtu (13/10). Mereka bercerita awal mula pembentukan dan syarat untuk bergabung dengan Ultras Garuda.

Ultras Garuda terbuka untuk umum. Asalkan, meninggalkan atribut klub masing-masing.

Ultras Garuda terbentuk dengan nama awal Suporter 12 Indonesia. Kemudian diganti menjadi nama yang sekarang karena terinspirasi kelompok suporter di negeri tetangga.

“Nah, seiring berjalannya waktu kan ada tuh dari negeri sebelah, Ultras Malaya (pendukung Timnas Malaysia), kenapa kita tidak ada Ultras buat Indonesia. Jadi Ultras Garuda saja kami namakan,” ujar Humas Ultras Garuda Pusat, Rifki Chorudin kepada KLY Sports.

“Jadi misinya selain dukung Timnas, kami ingin menyatukan seluruh suporter supaya bersatu. Kita ini satu bangsa dan satu negara, jadi kenapa harus berbeda-beda,” tambahnya.

Rifki masih belum tahu personil tetap Ultras Garuda. Hanya saja, telah ada perwakilan di beberapa daerah.

“Misalnya Lampung, Batam, Sidoarjo dan sebagainya, kami sudah ada semua, hampir seluruh kota. Jadi kalau Timnas Indonesia bermain di mana saja, inshallah sudah ada semua perwakilan dari kami Ultras Garuda,” tutur Rifki.

 

Chant Dukungan

Menyoal chant yang dilantangkan, beberapa kelompok suporter jadi inspirasi Ultras Garuda. Termasuk dari The Jakmania, pendukung Persija Jakarta.

“Banyak kalau chants. Jadi kalau chants kami mengambil dari klub lokal, cuma kami tidak main sembarang pakai. Kami izin dulu sama klub lokalnya, kalau kami mau pakai chantsnya buat di Ultras Garuda boleh tidak? Dan kebanyakan klub lokal mengijinkan, asal jangan pakai anthem mereka,” kata Rifki.

Baca Juga:   Cuplikan Gol: Sampdoria 0-5 Inter (Serie A)

“Ya, mungkin (chants) ale-ale dari Jakarta (The Jakmania), lalu Bonek dari Surabaya kami pakai juga,” lanjutnya.

Ultras Garuda memanfaatkan media sosial untuk bersosialisasi informasi dengan para anggotanya. Mendukung Timnas seluruh jenjang usia adalah tujuannya.

“Kami ada juga namanya Ultras Garuda Pusat. Perwakilan dari daerah-daerah ada di situ. Dari akun media sosial Ultras Garuda juga alhamdulilalh bisa berbagi info. Jadi sudah kompak saja kalau Timnas mau main di Cikarang, di Bogor, atau di Jakarta. Mereka sudah tahu dari akun-akun (media sosial) kami, sekalipun di backup sama Grup WhatsApp yang benar-benar khusus dari perwakilan daerah masing-masing kami ambil dua orang,” imbuhnya.