Usai Tampil Menggebrak Di Toronto, Stefanos Tsitsipas Semakin Termotivasi

rekanbola – Berita Tenis: Setelah mencatatkan salah satu prestasi terbaik dalam kariernya di Rogers Cup, Toronto, petenis berkebangsaan Yunani, Stefanos Tsitsipas yang masih berusia 20 tahun bersemangat untuk mempertahankan performa apiknya di dunia tenis putra.

Tsitsipas mengejutkan Rogers Cup musim ini dengan beberapa kemenangan atas petenis peringkat 10 besar. Ia tampil lebih baik daripada Dominic Thiem untuk kali kedua di musim ini, diikuti dengan kemenangan atas Novak Djokovic, Alexander Zverev, dan Kevin Anderson. Tsitsipas menjadi petenis putra pertama yang mengalahkan empat petenis peringkat 10 besar dalam satu turnamen sejak Jo Wilfried Tsonga di Rogers Cup musim 2014.

“Sebelumnya, saya tidak memiliki kepercayaan diri ketika saya bermain di hard-court. Saya tidak pernah merasa sangat familiar di lapangan itu. Saya mempercayainya karena pengalaman saya sebagai seorang anak, saya belum pernah bermain di hard-court. Jadi, saya tidak pernah merasa nyaman karena lambungan dan kecepatan bolanya. Sekarang, saya bermain dengan baik di sini. Saya merasa saya bisa menjadi petenis handal di lapangan manapun. Saya merasa saya memiliki semua pukulan untuk melakukannya,” papar Tsitsipas.

Walaupun dengan tanda-tanda meyakinkan, Tsitsipas menyadari bahwa ia masih memiliki banyak hal untuk dilatih. Di final Rogers Cup musim ini, ia dikalahkan oleh petenis peringkat 1 dunia, Rafael Nadal. Untuk kali kedua, ia harus menelan kekalahan dari Nadal setelah kalah di final Barcelona Open beberapa bulan lalu. Terlepas dari forehandnya yang mematikan, Tsitsipas kesulitan menghadapi permainan Nadal, tetapi ia berhasil membuat pertandingannya lebih kompetitif.

“Untuk berlatih lebih lama dan menjadi lebih kuat serta lebih solid dari area baseline,” tutur Tsitsipas mengenai peningkatan yang dibutuhkannya.

Baca Juga:   Pengganti Gattuso, AC Milan Bidik Pochettino?

“Dan mengatasi tekanan. Tekanan secara fisik di lapangan, sepertinya bukan masalah baginya (Nadal). Itu adalah perbedaan besar antara permainan saya dan permainannya.”

Dengan prestasi tersebut, Tsitsipas menembus peringkat 20 besar untuk kali pertama dalam kariernya dengan menghuni peringkat 15 dunia. Hal itu peningkatan peringkat yang luar biasa bagi petenis uang belum melakoni undian pertandingan turnamen ATP pertamanya sampai Rotterdam Open musim lalu. Pada saat ini 12 bulan yang lalu, ia berada di peringkat 168 dunia.

Hanya ada sedikit waktu bagi Tsitsipas untuk merayakan pencapaiannya di Toronto. Ia akan tampil di Cincinnati pekan ini dan mengincar untuk lolos ke semifinal ketiganya secara beruntun. Di babak pertama, ia akan bertanding melawan petenis unggulan ke-11, David Goffin, petenis yang ia kalahkan di Washington beberapa pekan lalu.

“Saya termotivasi untuk meraih hal lebih. Saya ingin bermain dengan baik di Cincinnati,” imbuh Tsitsipas yang menjadi petenis Yunani pertama yang menembus peringkat 20 besar di Open Era.

“Saya menantikan pertandingan saya melawan Goffin. Pertandingan itu akan menjadi pertandingan yang sengit, pastinya. Ia bertanding melawan saya beberapa pekan lalu, jadi ia lebih mempersiapkan diri daripada sebelumnya. Saya akan beristirahat dengan baik sebelum pertandingan itu dan menyesuaikan diri dengan kondisi baru di Cincinnati. Saya benar-benar termotivasi untuk lebih baik dan saya percaya saya bisa mencapai lebih banyak hal musim ini.”