Van Dijk: Atmosfer Anfield Tak Bisa Dijelaskan, Harus Dirasakan

Rekanbola – Bek kukuh Liverpool, Virgil van Dijk mengaku bersyukur karena telah membuat keputusan tepat untuk bergabung dengan The Reds tahun lalu. Dia merasa kepindahan itu adalah salah satu keputusan terbaik sepanjang kariernya.

Van Dijk mendarat di Anfield pada Januari 2017. Kala itu Liverpool harus memecahkan rekor bek termahal di dunia untuk mendapatkan tanda tangan pemain berdarah Belanda itu.

Perjudian Liverpool terbayar lunas. Van Dijk kini terbilang sebagai bek paling konsisten di Liverpool. Keberadaan Van Dijk meningkatkan kualitas pertahanan Liverpool, bek-bek lain pun tampil lebih tenang jika bersama Van Dijk.

Van Dijk sendiri mengaku kagum dengan aura masif Anfield yang menurutnya sulit dijelaskan. Baca komentar selengkapnya di bawah ini:

 

Baru 10 Bulan

Van Dijk mengaku bisa beradaptasi dengan mudah di Anfield karena bantuan pelatih dan rekan setimnya. Saat baru bergabung, dia sempat merasakan pemusatan latihan singkat di Dubai. Kesempatan itulah yang membuatnya bisa mengenal pemain lebih dekat lagi.

“Setelah pertandingan [kontra Everton] kami pergi bersama tim untuk menjalani sesi pemusatan latihan singkat di Dubai,” buka Van Dijk kepada tribalfootball.

“Itu sempurna, dengan cara itu saya bisa mengenal semua orang dengan singkat dan ternyata kami bisa langsung menyatu. Selalu seperti itu.”

“Anda tahu, saya baru bermain di Liverpool selama 10 bulan, tetapi saya merasa saya sudah berada di sini cukup lama,” lanjut dia.

 

Anfield

Lebih lanjut, Van Dijk juga mengakui Anfield memiliki atmosfer magis yang tak dimiliki stadion mana pun. Dia pernah merasakan aura Anfield saat masih jadi pemain Southampton, tetapi begitu bergabung dengan Liverpool dan merasakannya setiap hari, Van Dijk mengakui ada hal yang berbeda.

Baca Juga:   Bos Leicester Ogah Sebut Arsenal Sebagai Calon Juara

“Saya tak bisa menjelaskannya, anda harus merasakannya sendiri [Anfield], mengalami itu, merasakannya. Meski bagi saya itu sebagus emas.”

“Jika anda melakukannya seperti saya, mulai bermain dengan Southampton. [Melihat] stadion itu, orang-orang itu, sang You’ll Never Walk Alone, semuanya hebat,” sambungnya.

“Namun, anda akan langsung terkejut dan kewalahan begitu menandatangani kontrak di sana. Dan setelah itu anda butuh cukup waktu untuk benar-benar memahami itu.”