Walau Dikalahkan Chelsea, Lampard Senang Dengan Performa Derby

Rekanbola – Pelatih Derby County, Frank Lampard mengaku senang dengan performa yang ditunjukkan anak asuhnya saat melawan Chelsea di pertandingan putaran keempat Carabao Cup.

Derby datang ke Stamford Bridge dengan catatan sebagai tim yang menyingkirkan Manchester United di babak sebelumnya. Dan melawan tuan rumah The Blues, The Rams menunjukkan performa yang luar biasa.

Namun, performa gemilang mereka tersebut tak menular ke hasil akhir. Di akhir pertandingan, Derby harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 3-2.

Simak komentar Frank Lampard selengkapnya usai pertandingan Chelsea vs Derby County di bawah ini ya Bolaneters!

 

Derby Sudah Luar Biasa

Setelah pertandingan, Lampard mengaku senang dengan cara timnya tampil di Stamford Bridge. Bahkan Lampard mengaku timnya lebih baik dalam urusan membuat peluang gol.

“Kami benar-benar berkontribusi malam ini. Ini adalah tim Chelsea yang kuat secara personel dan tentu mereka akan menguasai bola dan mengontrol elemen permainan, tapi bila anda lihat peluang yang diciptakan, kami memiliki itu lebih banyak,” ujarnya kepada Sky Sports.

“Kami menghadiahi mereka dua gol, tapi kemudian kami mencetak gol juga, dan kemudian itu adalah pelanggaran saat gol ketiga mereka. Tapi saya penuh kebanggaan. Sekarang bila kami tak membawa performa ini di Championship, itu adalah kesalahan kami,” tambahnya.

 

Tuntut Ada VAR

Lampard juga menolak untuk menyalahkan dua bek tengah mereka, Tomori dan Keogh yang membuat gol bunuh diri di babak pertama. Tapi Lampard mengaku bahwa dia terkejut bahwa gol Cesc Fabregas disahkan karena dia pikir ada pelanggaran sebelumnya.

“Tomori dan Keogh telah luar biasa untuk kami sepanjang musim, jadi saya tak punya keraguan pada mereka karena kesalahan bisa terjadi. Dua gol bunuh diri bukan hal yang normal terjadi, tapi kami menunjukkan karakter kami dan menyamakan skor jadi 2-2,” sambungnya.

Baca Juga:   6 Cara bedakan perjaka & tidak menurut dokter, endingnya wajib baca!

“Gol kedua adalah pelanggaran. Seluruh stadion melihat itu. Saya berbalik dan berpikir kami dapat pelanggaran, kemudian saya berbalik lagi dan mereka sudah ada di kotak penalti kami,” imbuhnya.

“VAR harusnya mampu menyelesaikan ini. Tapi itu tidak bisa hari ini,” tutupnya.