5 Cara Membahagiakan Orangtua yang Sudah #JagainKamu Sampai Dewasa

Rekanbola – Hari demi hari berganti, umurku semakin bertambah, begitupun mereka keriput bahkan garis kerutan kulitnya semakin bertambah. Setiap waktu bahkan setiap detik tidak pernah mereka tinggalkan aku, walau sekarang jarak memisahkan kami karena aku harus meniti masa depanku, namun sebisa mungkin kami tetap membantah jarak menghalangi kami. Sebisa mungkin komunikasi tetap terjaga.

Kata mereka komunikasi itu penting karena sebuah hubungan tak akan terjalin dengan baik tanpa bantuan komunikasi. Sekarang aku sudah genap 20 tahun, tak kusangka semua terlewati begitu  saja, aku meyakini ini semua berkat arahan mereka “surga duniaku”.

Ya mereka adalah kedua orangtuaku. Mereka bukan hanya sekadar hebat. Mereka adalah orangtua yang tangguh. Mereka lembut, namun juga kuat. Mereka pernah jatuh, namun pantang menyerah. Mereka peduli, walaupun hidup dalam kesederhanaan. Mereka adalah obat dari setiap curahan hati anak-anaknya. Mereka mendidik dengan tegas, namun penuh kasih. Mereka adalah bagian terindah dalam hidupku.

Hari ini aku mulai termenung, menazarkan diri bahwa aku akan membuat mereka bahagia. Di usiaku yang saat ini masih dan hanya bisa belajar di bangku perkuliahan, rasanya tak banyak barang ataupun nominal yang bisa kuberikan sebagai ganti letihnya mereka hingga saat ini.

Menjaga dan merawat mereka dengan hati yang tulus, rasanya adalah perbuatan manis yang membuahkan hasil di depan mereka. Walaupun terlihat sederhana dan tak ada nominalnya, namun aku tahu itu lebih indah dari segalanya.

Terbukti saat kulihat tak ada kecemasan dan penyesalan di antara mereka melihat pertumbuhanku sejauh ini.

Perbuatan adalah sesuatu yang menjadi kenangan lama. Biasanya sewaktu liburan dan balik ke kampung halaman saya menjatah waktu saya agar lebih banyak bersama keluarga ataupun orangtua saya. Maka dari itu saya mencoba membahagiakan mereka melalui hal sederhana ini, antara lain,

Baca Juga:   Hot Asian Girls Of The Week Jan Pack 1

1. Berkomunikasi dengan orangtua agar hubungan semakin dekat
Seperti yang sudah dipaparkan di atas bahwa komunikasi sangatlah penting terlebih saat kondisinya sama seperti saya sebagai seorang yang jauh dari orangtua karena meniti pendidikan. Komunikasi dalam keluarga dapat disamakan dengan peran jantung dalam tubuh. Sama seperti jantung yang memompa darah ke seantero tubuh, komunikasi juga memompa kehidupan ke seantero keluarga.

Untuk itu kita perlu berkomunikasi guna memberi dorongan, sebagai bentuk ungkapan kasih dan kepedulian kita. Oleh karena itu, keluarkanlah usaha untuk meningkatkan komunikasi dan meluangkan lebih banyak waktu bersama-sama, dan hubunganmu dengan ibumu akan menjadi lebih dekat daripada sebelumnya.

2. Masak makanan kesukaan orangtua
Mungkin banyak di antara kita yang tidak terlalu pandai memasak. Atau mungkin sebagian dari kita bahkan ada yang tidak niat untuk memikirkannya. Tapi cobalah untuk memasak makanan kesukaannya, mencoba mencari tahu apa yang menjadi makanan favoritnya. Pernah nggak sih kita menemukan ada orangtua khususnya Ibu yang nggak tahu masakan kesukaan anaknya? Orangtua pasti selalu tahu masakan kesukaan anaknya, namun apakah kita tahu makanan kesukaannya?

Cobalah untuk menyenangkan hati mereka dengan mempersembahkan masakanmu untuk orangtua. Jangan terlalu memikirkan rasanya enak atau tidak. Tapi memasaklah dengan ketulusan, karena semua rasa asin, asam, manis, dan gurih akan terpadu di sana.

3. Berikan surprise
Berikan kejutan sebisa mungkin kepada orangtua kita. Dimulai dari hal sederhana yang tak pernah melumpuhkan ingatanmu, ya, hari ulangtahunnya. Jadikan momen ulang tahun orangtua kita menjadi momen yang bahagia buat mereka. Bisa juga peringatan hari pernikahan orangtua kita. Ataupun tak harus menunggu hari besar, hari biasa sekalipun dapat kita jadikan sebagai moment bahagia mereka.

Baca Juga:   Kata-Kata Mutiara yang Dapat Memotivasi

Berikan kejutan sebagai ungkapan rasa sayangmu terhadap mereka. Singkirkan kata biaya, bukan itu yang menjadi tolak ukur. Sesuatu yang berkesan tidak harus mahal. Jadilah sumber keindahan buat kedua kelopak mata mereka.

4. Sopan saat berbicara dengan orangtua
Tahukah kamu orangtua adalah sosok yang paling bisa menyembunyikan perasaan mereka? Mereka tidak akan menangis atau menunjukkan kesedihan mereka di depan kita.

Jangan pernah membentak orangtua sekalipun kamu tidak setuju dengan nasihat beliau. Iya, kamu memang sudah dewasa dan sudah bisa memilih dan memilah mana jalan yang mau kamu tempuh. Tapi saat orangtua memberi nasihat atau masukan yang tidak sesuai dengan jalan pikiranmu, jangan berdebat sampai ngotot. Atau bahkan sampai kamu membentak beliau.

Tetap bersikap sopan saat berbicara dengan orangtua. Semua hal bisa dibicarakan baik-baik, terlebih dengan orangtua. Perbedaan pendapat itu wajar, toh orangtua pasti ingin agar anaknya selalu mendapat segala yang terbaik. Jadi tinggal kamu utarakan juga keinginanmu agar bisa dibahas bersama dengan kepala dingin.

5. Rawat orangtua saat sakit
Sejak kecil saat sakit mencoba menjahiliku, orangtua adalah sosok yang paling sigap membantuku melawan sakit. Bahkan masih teringat sampai sekarang saat demam tinggi itu merasuki tubuhku.

Ayah melepas bajunya lalu memelukku erat agar panas yang ada dalam tubuhku di transfer padanya. Mereka (orangtua) adalah orang yang paling khawatir saat anaknya sakit. Apalagi yang sekarang posisinya sebagai anak perantauan  pasti tahu gimana khawatirnya ibu ataupun ayah saat tahu keadaan kita sakit.

Lalu yang menjadi pertanyaannya adalah sudahkah kita sigap saat orangtua kita sakit? Gunakanlah waktu liburan kita di rumah sebaik mungkin, salah satunya dengan menjaga kesehatan orangtua kita.

Baca Juga:   Sempat Mau Jual Ginjal, Pria Ini Kini Wakili Indonesia Promosikan Potensi Kekayaan ke Ekuador

Nah ladies, cara sederhana ini mungkin terlihat sepele namun ternyata dapat membahagiakan orangtua saat kita mencobanya. Mulai sekarang, cobalah untuk memperlakukan orangtua kita sebagaimana mestinya. Semua hal yang sudah pernah orangtua lakukan untuk kamu, nggak bakal bisa kamu tebus seumur hidupmu.

Umur nggak pernah ada yang tahu. Orangtua ataupun kita bisa saja “dipanggil” duluan. Jadi manfaatkan waktu yang ada untuk membahagiakan orangtua sebagai bentuk rasa terima kasih karena telah merawat, membesarkan, dan mendidik kita dengan sabar.

Sayangilah orangtua kita, selagi masih ada waktu. Jangan sampai menyesal di kemudian hari. Rasa sayang itu bukan sekadar untuk dipendam dalam hati, tapi harus kamu tunjukkan dan juga realisasikan.
( Sumber : vemale.com )