8 Tips Memaksimalkan Penggunaan Dompet Digital Biar Tak Boros

REKANBOLA – Mekanisme pembayaran saat ini jauh lebih canggih daripada dulu. Ada banyak pembaruan metode pembayaran yang semakin memudahkan transaksi.

Salah satu yang bisa dilihat adalah hadirnya dompet digital atau e-wallet, pembayaran elektronik yang sangat dikagumi oleh kalangan milenial.

Meski menawarkan kemudahan, kehadiran e-wallet justru membawa malapetaka bagi penggunanya. Sebab pengeluaran dapat meningkat dalam sekejap apabila penggunaan e-wallet tidak dikontrol dengan baik.

Agar manfaat yang dirasakan semakin maksimal, berikut beberapa tips menggunakan dompet digital atau e-wallet yang harus terapkan sehari-hari biar tak boros.

1. Pilih Dompet Digital yang Sesuai

Saat ini ada banyak jenis dompet digital yang bisa digunakan. Tak perlu menyebut merek, tetapi sebelum digunakan, coba tentukan dompet digital mana yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

Pahami kekurangan dan kelebihan masing-masing dompet digital, lalu lakukan perbandingan untuk mengetahui yang paling sesuai. Anda bisa melihat ulasan atau komentar dari pengguna sebelumnya sebagai bahan pertimbangan saat memilih salah satu dompet digital.

Aplikasi yang memiliki ulasan tertinggi sudah pasti menawarkan layanan yang memuaskan. Selain itu, promo yang ditawarkan oleh pendiri dompet digital juga sangat banyak. Tak heran kalau banyak yang menggunakan aplikasinya.

2. Pahami Kebutuhan, Bukan Keinginan

Antara Anda dan teman pasti memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Amati arus pengeluaran Anda saat ini untuk mengetahui pos mana saja yang menimbulkan pengeluaran terbesar, baik per minggu ataupun per bulan.

Kalau sudah, sekarang Anda bisa menentukan pengeluaran mana yang akan dibiayai dengan dompet digital. Alhasil, pengeluaran dapat berkurang. Walaupun berkurangnya cuma sedikit, tetapi kalau dikumpulkan jumlahnya lumayan besar juga, bukan?

Baca Juga:   Membersihkan Paru-paru dengan Cara Alami Bagi Para Perokok

3. Cari ‘Merchant’ yang Menawarkan Promo

Banyak merchant yang sudah bekerja sama dengan penyedia dompet digital atau e-wallet. Menariknya lagi, terdapat promo yang sangat beragam yang bisa dimanfaatkan oleh semua pengguna, mulai dari promo belanja, makan, nonton, hingga traveling.

Nah, Anda bisa manfaatkan promo ini untuk mengurangi pengeluaran. Jumlah yang bisa dihemat cukup lumayan, terutama bagi yang sering hedon, shopping, atau makan di luar.

Tapi sebelum menggunakan promo, sebaiknya cari tahu merchant mana saja yang bekerja sama dengan penyedia e-wallet tersebut. Sebab kebanyakan merchant yang bekerja sama sudah pasti menawarkan promo kepada para pengguna.

4. Hapus Aplikasi e-Wallet yang Jarang Digunakan

Mengingat banyaknya aplikasi e-wallet yang ada sekarang, Anda perlu pilih-pilih aplikasi secara cermat. Tidak perlu terlalu banyak menggunakan dompet digital untuk mendapatkan keuntungan.

Kebanyakan aplikasi terkadang justru menyebabkan pengeluaran membengkak tanpa kamu sadari. Lebih baik hapus aplikasi e-wallet yang menurut Anda jarang digunakan, dan pastinya kurang menarik dalam hal menawarkan promo.

Biarkan aplikasi yang paling sering digunakan saja yang tetap di gadget. Selain membantu Anda menghemat uang, menghapus aplikasi juga dapat menghemat ruang atau memori pada gadget yang dipakai. Alhasil, ruang yang tersisa bisa dimanfaatkan untuk aplikasi yang tidak kalah pentingnya dengan aplikasi e-wallet.

5. Jangan Menyambungkan  Dompet Digital dengan Kartu Debit

Untuk memudahkan pembayaran, Anda bisa menyambungkan e-wallet dengan kartu debit maupun kartu kredit. Apabila isi dompet digital habis, setidaknya kartu-kartu yang sudah dihubungkan pada e-wallet dapat menutup biaya atau pengeluaran.

Akan tetapi, penghubungan ini sangat berisiko dan dapat menyebabkan pemborosan. Hal ini disebabkan karena tidak terkontrolnya pemakaian.

Kapanpun Anda mau menggunakannya, cukup scan barcode saja maka transaksi akan terselesaikan secara otomatis. Barang belanjaan pun bisa langsung dibawa pulang.

Baca Juga:   10 Trik Rahasia Dapatkan Rambut Lurus Tanpa Alat Styling

Sebaiknya, hindari menghubungkan e-wallet dengan kartu-kartu pembayaran yang dimiliki. Walaupun menawarkan banyak keuntungan, Anda perlu mempertimbangkan dampaknya di kemudian hari. Terutama bila Anda termasuk orang yang sulit mengontrol keinginan untuk berbelanja.

6. Hindari ‘Top Up’ yang Berlebihan

Saldo e-wallet habis? Tidak perlu khawatir, tinggal diisi saja agar dompet digital bisa digunakan kembali untuk bertransaksi.

Cukup mudah memang, tapi kamu perlu berhati-hati saat hendak melakukan top up. Hindari mengisi saldo yang berlebihan karena dapat menyebabkan kamu semakin boros.

Hal ini sangat wajar mengingat banyaknya saldo yang ada di dalam e-wallet. Akibatnya muncul keinginan untuk belanja berlebih, meskipun barang atau produk tersebut sama sekali tidak dibutuhkan.

Sebaiknya top up dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan. Setelah itu, monitori arus penggunaan saldo agar keuangan semakin terkontrol. Dengan demikian, kamu tidak perlu bolak-balik top up hanya karena saldonya cepat habis.

7. Cek Riwayat Transaksi

Hampir semua e-wallet atau dompet digital menyediakan menu riwayat pembayaran. Tujuannya tak lain untuk memudahkan pengguna dalam mengontrol arus keuangan.

Jika penggunaan sudah terlalu berlebih, maka Anda bisa langsung meminimalisirnya dengan cara membatasi transaksi. Agar keuangan semakin disiplin, coba lakukan pencatatan dan pengecekan secara berkala. Minimal sekali dalam 3 hari saja untuk memastikan kalau pengeluaran terkontrol dengan baik.

Tanpa pengecekan yang rutin, besar kemungkinan pengeluaran malah tidak terkontrol. Berapapun saldo yang ada di dalam dompet digital pasti akan langsung habis karena memang digunakan secara asal-asalan.

8. Jangan Sampai Ketergantungan

Siapapun pasti terlena dengan kemudahan yang ditawarkan oleh dompet digital. Anda tidak perlu memikirkan dompet atau uang tunai yang ketinggalan di rumah.

Asal ada dompet digital, semua transaksi dalam jumlah berapapun pasti akan aman. Sayangnya, kemudahan seperti ini tak jarang membuatmu malah ketergantungan.

Baca Juga:   Berkat Tepung Mocaf, Perekonomian Masyarakat Desa di Pacitan Berhasil Terangkat

Ketika saldo di dompet digital habis, kamu akan merasa resah sendiri. Keresahan ini hanya akan hilang apabila dompet digital bisa kembali digunakan seperti biasa.

Untuk mengatasinya, cobalah untuk tetap mengandalkan uang tunai saat bertransaksi. Bagaimanapun juga, uang tunai masih sangat berguna terutama untuk membayar pengeluaran-pengeluaran yang kecil.
Bebas Boros dengan Menggunakan Dompet Digital secara Bijak

Sama seperti kartu debit maupun kartu kredit, dompet digital juga harus digunakan secara bijak. Ini akan sangat membantu untuk mengontrol dan memonitori arus kas keluar, sehingga pengeluaran tetap stabil selama penggunaan dompet digital.

Sikap bijak ini juga harus diterapkan saat memanfaatkan promo yang ditawarkan oleh merchant. Jika tidak, promo semurah apapun dapat membuat pengeluaran membengkak.