82 Korban Meninggal Akibat Bencana di Jayapura Dievakuasi, 74 Warga Masih Hilang

REKANBOLA – Polda Papua mencatat sebanyak 82 korban banjir bandang di Jayapura, Papua meninggal dunia. Petugas gabungan dari TNI-Polri juga mengevakuasi tujuh jenazah usai peristiwa tanah longsor di Ampera, Jayapura.

“Untuk hari Senin tanggal 18 Maret 2019, ditemukan 13 jenazah di Kampung Sereh Tua 4 korban, Danau Sentani 2 korban BTN Sosial 3 korban, BTN Nauli 2 korban, BTN Citra Buana 1 korban dan Kampung Hobong 1 korban. Sehingga Jumlah korban yang ditemukan sebanyak 82 Jenazah,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal kepada wartawan, Senin (18/3).

Untuk tujuh korban meninggal akibat longsor, telah diserahkan kepada keluarga. Tim gabungan hingga kini masih mencari 74 warga yang tersebar di delapan titik bencana, yang belum diketahui keberadaannya.

Bencana alam yang terjadi di Jayapura juga menyebabkan 159 warga terluka. Terdiri dari 84 orang mengalami luka berat, dan sisanya luka ringan.

Hingga kini pengungsi mencapai 6.831 orang yang ditempatkan di beberapa titik, yakni Halaman Kantor Bupati Jayapura dan rumah rumah warga yang tidak terkena banjir.

“Kerugian material permukiman 350 rumah rusak berat, tiga jembatan, delapan drainase, empat jalan, dua gereja, satu masjid, delapan sekolah, 104 ruko dan satu pasar,” lanjutnya.

Tim gabungan TNI-Polri dan Basarnas masih melakukan pencarian terhadap korban, tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan bertambah.

Selain melakukan pencarian terhadap korban jiwa, tim gabungan juga membersihkan lokasi bekas banjir bandang yakni Jalan Sosial, Kemiri dan Doyo Baru.

Baca Juga:   Besok, Pak SBY Kumpulkan Ketua DPD Demokrat se-Indonesia