Ada Messi ataupun Tidak, Strategi Madrid akan Tetap Sama

REKANBOLA – Bintang Barcelona, Lionel Messi, sedang diragukan tampil dalam laga El Clasico melawan Real Madrid di ajang Copa del Rey, Kamis (7/2) nanti. Namun pelatih Los Merengues, Santiago Solari, tidak menanggapinya dengan suka cita.

Messi mendapatkan cederanya pada babak kedua laga kontra Valencia di ajang La Liga akhir pekan kemarin. Meskipun begitu, ia tetap melanjutkan permainan hingga wasit meniupkan peluit akhir tanda berakhirnya pertandingan.

Peran pemain asal Argentina tersebut terlihat sangat besar. Berkat dirinya, Barcelona berhasil mengejar ketertinggalan dua gol dan memaksa pertandingan berakhir dengan skor imbang 2-2.

 

Tak Pedulikan Messi

Setelah pertandingan tersebut, Messi tak terlihat dalam sesi latihan pada hari Senin (4/2) kemarin. Keraguan soal kemungkinan sang bintang bermain pun semakin meninggi, meskipun ia sudah kembali berlatih satu hari setelahnya.

Kabar tersebut mungkin saja bisa menjadi berita baik untuk Real Madrid jelang pertemuannya dengan Barcelona. Namun Solari justru berharap sebaliknya, ia ingin bertemu rival bebuyutan klubnya tersebut dengan kekuatan penuhnya.

“Sepak bola terasa bagus dengan pemain terbaiknya bermain di seluruh pertandingan. Begitulah faktanya,” ujar Solari dalam konferensi persnya, dikutip dari Goal.

Solari juga mengaku tidak akan mengubah taktiknya hanya karena Lionel Messi masih belum pasti diturunkan pada laga tersebut. “Sudah pasti tidak,” lanjutnya.

Rivalitas yang Sengit

Sebagai mantan pemain, Solari paham betul soal rivalitas antara Real Madrid dengan Barcelona. Pria asal Argentina itu menganggapnya setara dengan laga-laga penting di negara lainnya.

“Sebuah laga antara dua klub dengan rivalitas yang sengit. Bagi saya, itu seperti River vs Boca, Inter vs Milan, Penarol vs Nacional, San Lorenzo vs Huracan, dan tentu saja, seperti Real Madrid vs Barcelona,” tandasnya.

Baca Juga:   Valverde: Barca Kalah Karena Kecelakaan

Solari melewatkan laga pertama El Clasico di musim ini, sebab Real Madrid masih diasuh oleh Julen Lopetegui pada saat itu. Dalam partai yang berlangsung di bulan Oktober tersebut, Los Merengues menelan kekalahan telak 1-5.