Alvaro Morata, Kelebihan dan Kekurangan si ‘Nomor 9’

Rekanbola – Alvaro Morata adalah salah satu striker dengan teknik terbaik di dunia. Itulah kelebihannya. Namun striker 26 tahun Chelsea asal Spanyol tersebut masih perlu memperbaiki beberapa kekurangannya.

Hal tersebut dipaparkan oleh asisten pelatih Chelsea, Gianfranco Zola.

Zola mengatakan bahwa Morata adalah ‘nomor 9’ yang sempurna untuk timnya. Hanya sayang, Morata masih punya satu kekurangan fatal. Itu juga yang menjadi alasan kenapa Morata belum bisa tampil optimal.

Morata hanya mencetak satu gol dalam delapan penampilan terakhirnya. Dia juga baru mengemas 22 gol dengan seragam Chelsea sejak bergabung dari Real Madrid pada 2017.

Menurut Zola, kekurangan Morata itu ada di segi pemahaman taktik.

Scroll terus ke bawah.

Masih Perlu Belajar Banyak

Di laga terakhir, melawan Southampton, Morata dipasang sebagai starteroleh manajer Maurizio Sarri. Morata tak mampu memecah kebuntuan dan Chelsea pun ditahan imbang 0-0 di Stamford Bridge.

“Dari segi teknik – dan inilah alasan kami berinvestasi besar untuknya – dia adalah ‘nomor 9’ yang sempurna untuk kami,” kata Zola, seperti dilansir Sky Sports.

“Maurizio selalu mengatakan itu. Secara teknis, tak perlu diragukan kalau dia merupakan salah satu yang terbaik di posisinya.”

“Saya rasa dia harus sedikit lebih baik lagi di segi taktik. Di era sekarang, sepakbola terorganisasi dengan sangat rapi. Anda harus lebih baik secara taktis, karena teknik saja tidak cukup.”

“Menurut saya, itulah yang perlu diperbaikinya. Dia sedang mengupayakannya, dia punya sikap yang bagus. Dia tahu kalau dia tak mencetak banyak gol, dan dia merasa sangat bertanggung jawab.”

“Namun dia juga harus belajar untuk melupakan semua itu, karena itu hanya akan membebaninya di atas lapangan, dan itu jelas tak membuatnya tampil lebih baik.”

Baca Juga:   Chelsea Belum Terkalahkan, David Luiz Ogah Bicara Peluang Juara

Harapan Besar

Zola juga menilai kalau Morata mengalami sedikit krisis kepercayaan diri. Namun Zola mengingatkan Morata bahwa ada harapan besar padanya di Stamford Bridge.

“Ini tentang motivasi,” lanjut Zola. “Anda di Chelsea, bukan bermain untuk Southampton atau Brighton – tanpa mengurangi respek untuk klub-klub itu.”

“Orang-orang berharap banyak dari seorang ‘nomor 9’ di Chelsea. Mereka mengharapkan gol-gol dan performa bagus. Itu wajar, dia harus terbiasa dengan itu semua.”

“Jika pergi ke klub besar lain, pasti akan sama saja. Anda tak bisa menghindar dari tanggung jawab. Itu bagian dari pekerjaan. Jika bisa mengembannya, maka Anda pasti akan jadi lebih baik,” pungkas Zola.