Anggap Bukan Malaikat, Massa di Surabaya Gelar Aksi Dukung Revisi UU KPK

REKANBOLA – Rencana revisi terhadap Undang-undang nomor 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) banyak mendapat penolakan di berbagai daerah. Meski begitu ada juga yang dengan terang-terangan mendukung.

Puluhan orang yang mengaku dari kalangan Komunitas Masyarakat Jawa Timur Anti Korupsi salah satunya. Mereka mengaku mendukung penuh revisi UU KPK dengan alasan agar ke depan lebih profesional dalam penegakan kasus korupsi di Indonesia.

“Kita dari Komunitas Masyarakat Jawa Timur Anti Korupsi kita mau menyuarakan aspirasi kita mendukung revisi Undang-Undang KPK agar KPK lebih profesional lagi dalam penegakan kasus korupsi yang ada di Indonesia,” kata koordinator aksi Ahmad Sholeh kepada detikcom di lokasi aksi Jalan Polisi Istimewa, Sabtu (7/8/9/2019).

Sholeh juga menolak jika selama ini sejumlah revisi KPK dinilai akan melemahkan lembaga antirasuah itu. Ia kemudian menyinggung salah satu poin yang menyebutkan ada dewan pengawas yang bertugas untuk memeriksa dugaan pelangggaran etik kepada pimpinan dan pegawai KPK.

“Kita menilai KPK harus ada lembaga etik untuk mengawasi kinerja KPK. Karena saya rasa KPK bukan malaikat, KPK juga manusia biasa dalam menegakan suatu hukum dalam pemberatasan korupsi,” terang pria 31 tahun itu.

Pantauan detikcom, selama aksi massa mendapat pengawasan dari kepolisian. Selain menggelar orasi, mereka juga menyerukan dukungan revisi kepada pengguna jalan yang melintas dengan berbagai banner dan poster.

Adapun banner dan poster itu berisi tulisan “Mendukung Penuh revisi UU KPK dan Mendukung Kinerja pansel KPK untuk KPK yang Lebih Profesional”, “Stop intervensi KPK”, “Revisi KPK Untuk Rakyat”, “Kami Percaya Pansel KPK”, “Revisi UU KPK Jangan Takut dengan Perubahan”, “Pansel yang Independen untuk KPK yang Lebih Baik”.

Baca Juga:   Bus Masuk Jurang Kembali Terjadi di Sukabumi, Ada Korban Jiwa

Puas menggelar aksi, sekitar pukul 16.30 WIB massa kemudian membubarkan diri dengan tertib. Meski begitu, mereka berjanji akan menggelar lagi aksi lanjutan guna mendukung revisi KPK. Aksi lanjutan itu rencananya akan digelar pada acara Car Free Day (CFD) besok pagi.