Apple Music Tiru Fitur di Spotify

Rekanbola –  Layanan musik milik Apple telah diberikan fitur baru untuk menampilkan chart Top 100. Daftar tersebut berisi lagu-lagu populer secara global maupun merujuk pada satu kawasan tertentu saja, seperti China atau Inggris Raya.

Fitur chart Top 100 itu akan dibuat berdasarkan pemutaran lagu di Apple Music. Daftarnya pun akan diperbarui setiap harinya.

Diberitakan pertama kali oleh Rolling Stone, fitur baru ini sepertinya merupakan cara Apple dalam mengikuti jejak Spotify yang telah lebih dulu menerapkannya. Untuk layanan streaming musik asal Swedia tersebut, mereka lebih memilih menampilkan 50 lagu teratas saja.

Apple akan menambahkan 116 chart berbeda ke layanannya tersebut untuk pengguna iOS 12 dan MacOs Mojave Beta. Fitur itu bisa ditemukan pengguna di bawah Top Charts pada bagian Browser.

Pada chart tersebut, Apple akan menampilkan karya-karya teratas berdasarkan single, album, daftar putar, dan video. Sayangnya, berbeda dengan Spotify, user tidak bisa untuk menyimpannya atau mengunduhnya.

Setiap negara yang menggunakan Apple Music disebutkan bakal memiliki chart yang berisi lagu-lagu paling populer di wilayah masing-masing. Untuk chart berisi lagu-lagu lokal dari masing-masing kawasan, user dapat menambahkannya ke pustaka mereka dan juga mengunduhnya.

Walau demikian, perusahaan asal Cupertino, California, Amerika Serikat itu mengatakan ketersediaan untuk mengakses semua chart tersebut dapat bervariasi. Hal itu tergantung dari lokasi pengguna.

Untuk pengguna Apple Music di perangkat berbasis Android, Apple mengatakan update serupa juga akan dihadirkan olehnya.

Baca Juga:   Yahoo Messenger tak bisa digunakan lagi