Asyik Tebang Kayu Rambung Milik PTPN III Silau Dunia, 4 Orang Ditangkap Keamanan Kebun

Rekanbola – Personel Polsek Kotarih mengamankan empat dari lima terduga pelaku pencurian kayu rambung, Senin (24/12/2018) siang.

Informasi yang diperoleh, Senin (24/12/2018) sore, keempat orang tersebut adalah, Rahman (36), warga Paya Pinang, Desa Penggalian, Kecamatan Tebing sahbandar, Mhd Ridwan, warga Dusun l, Desa Sarangginting, Kecamatan Bintang Bayu.

Selanjutnya, Rahmadan alias Madan (22) dan Mhd Tamyiz alias Tamyiz (23), keduanya warga Dsn 5, Desa Kelapa Bajohom, Kecamatan Serbajadi, Sergai.

Sementara itu, satu orang lainnya yang berhasil melarikan diri adalah Amir (34), warga Desa Silau Panribuan, Kecamatan Silau Kahean, Simalungun.

“Keempatnya diamankan berdasarkan laporan polisi nomor: LP/49/XII/2018/SU/ Res Sergai/Sek Kotarih tanggal 24 Desember 2018, oleh pelapor Sukamdi dengan saksi Sendiaman Sinaga, yang merupakan karyawan PTPN III Silau Dunia,” kata Kasubag Humas Polres Sergai, AKP Nellyta Isma.

Kelima orang itu dipergoki sedang menebang kayu rambung oleh kedua saksi pelapor yang sedang berpatroli, Minggu (23/12/2018) sekira pukul 15.00 Wib.

“Saat itu pelapor sedang berpatroli di Afdeling V TM 1999 Perkebunan PTPN III Silau Dunia dan mendengar suara mesin potong kayu. Kemudian pelapor mendekati asal suara tersebut dan ternyata ada 5 orang pelaku sedang mengambil dan memotong pokok karet yang masih produktif,” lanjut Nelly.

Para terduga ternyata telah menebang sebanyak 18 batang dan memotongnya menjadi beberaa bagian dengan menggunakan chainsaw lalu melangsir dan memuat kayu ke dalam truk Colt Diesel BK 8447 WA.

“Melihat kejadian tersebut, pelapor bersama saksi kemudian menangkap para pelaku dan berhasil mengamankan 4 di antaranya, sementara 1 orang berhasil melarikan diri,” jelas Nelly.

Barang bukti truk bermuatan kayu rambung dan sepedamotor. (Rekanbola.com)

Selanjutnya, keempat orang tersebut berikut barang bukti 80 batang potongan pohon karet produktif masing masing panjang 115 cm, 1 unit mobil truk Colt Diesel, BK 8447 WA, 1 unit sepedamotor Honda Revo warna hitam, BK 4584 TBJ, 1 unit mesin potong kayu (chaisaw), diboyong ke Mapolsek Kotarih.

Baca Juga:   Intip Diskon Honda CBR di Akhir 2018

Akibat penebangan itu, PTPN III Silau Dunia sebagai korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp12.306.000.

“Keempatnya ditetapkan sebagai tersangka dan diduga melakukan pelanggaran terhadap pasal 363 ayat (1) butir ke 4e, 5e subs pasal 362 KUHPidana. Saat ini para tersangka diamankan di Mapolsek Kotarih,” pungkasya.