Babak Baru Anies Vs KASN soal Polemik Pencopotan Pejabat

NEWS

Please enter banners and links.

Rekanbola – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merasa heran rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) disampaikan secara terbuka. Anies pun menyebut akan segera menjawab rekomendasi tersebut melalui pihak di Pemprov DKI Jakarta.

“Saya cuma heran saja, kenapa Ketua KASN harus melakukan press release. Kan KASN bukan partai, bukan ormas, bukan organisasi politik.

Kenapa harus gunakan pernyataan terbuka? Kenapa nggak surat antara pemerintahan. Itu biasa kok kirim surat. Ada surat, tunggu jawaban, surat, tunggu jawaban,” ujar Anies di Cilandak, Jakarta Selatan, Sabtu (28/7).

“Ini kesannya seperti ada sesuatu sehingga harus ada press release dari ketuanya lagi, langsung. Saya tidak mau berpolemik di publik. Saya akan kirim suratnya dari Pemprov. Kami akan kirim ke KASN,” ujarnya.

Anies menyatakan, tak akan menanggapi rekomendasi secara politis. Mantan Mendikbud itu akan menanggapinya secara profesional.

“Kami akan menanggapinya profesional. Kami tidak akan menanggapi politis bahwa di sana dilakukan langkah-langkah yang non-administratif saja, bahkan ada langkah membuat press release dan lain-lain.

Biarlah Ketua KASN menggunakan masalah ini untuk urusan-urusan di luar administratif, tapi kami akan jawab secara profesional, secara teknokrat,” tutur Anies.

Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno menyatakan penggantian pejabatan di Pemprov DKI selama ini sudah sesuai ketentuan.

“Menurut kami (pergantian pejabat) sudah sesuai ketentuan-ketentuan, tapi kita terima masukan lain dan kita akan mencari titik temu dan mudah-mudahan ini adalah pembelajaran bagi kita semua. Saya tidak mau berspekulasi (soal pengembalian pejabat yang dicopot). Kita diskusikan internal,” ujar Sandi.

Wali Kota Jakarta Barat yang dicopot Anies, Anas Effendi, memilih menunggu keputusan atau kebijakan lebih jauh dari pimpinan terkait rekomendasi itu.

“Gusti ora sare, Allah Walayamut, Tuhan nggak tidur. Saya ikut saja aturan keputusan dan kebijakan lebih lanjut, dari para pejabat yang berwenang,” ujar Anas.

Hal senada disampaikan Eks Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana menunggu tindaklanjut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal rekomendasi KASN.

“Rekomendasinya kan baru kemarin. Saya nunggu tindak lanjut rekomendasi ini saja. Kita kan belum tahu kebijakan gubernur nanti apa, saya nggak mau lah berandai-andai,” kata Bambang saat dihubungi wartawan, Sabtu (28/7).

Sebelumnya KASN merekomendasikan agar Anies segera mengembalikan posisi para pejabat pimpinan tinggi yang diberhentikan melalui surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1000 Tahun 2018 dan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1036 Tahun 2018. Anies bisa dikenai sanksi bila tak melaksanakan rekomendasi KASN terkait perombakan itu.

“Apabila Gubernur DKI Jakarta tidak menindaklanjuti rekomendasi KASN tersebut di atas, maka tersebut di atas berpotensi melanggar Pasal 78 juncto Pasal 61, 67, dan 76 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2013 tentang Pemerintahan Daerah,” kata Ketua KASN Sofian Effendi, Jumat (27/7).

 

( Sumber : detik.com )