Barcelona Tak Perlu Ragu, Luis Suarez Selalu Bangkit Setelah Awal Musim Sulit

REKANBOLA – Meragukan Luis Suarez sama seperti menjaring angin. Tak ada guna, Suarez tak perlu diragukan. Bertahun-tahun, striker utama Barcelona itu selalu bangkit dari momen-momen sulit dan menjawab tantangan.

Suarez kembali kesulitan awal musim ini. Dia memulai perjalanan dengan lambat, hanya tiga gol dalam enam pertandingan. Suarez juga diganggu cedera yang membuatnya menorehkan rerata satu gol per 138 menit.

Pemain yang mencetak 180 gol pada 253 pertandingan selama enam musim sulit dicela. Suarez selalu membungkam kritik dengan caranya sendiri: mencetak gol demi gol.

Sempat muncul rumor bahwa Suarez tak lagi layak menjadi striker utama Barca. Namun, Sport merilis data bahwa Suarez tak pernah mengecewakan setelah awal musim yang lambat.

2014/15: 1 gol dalam 6 pertandingan pertama

Dia tiba setelah menyelesaikan hukuman larangan bermain terkait aksi gigitan terhadap Georgio Chiellini di Piala Dunia. Memasuki tim baru dalam kondisi itu jelas sulit.

Suarez mencetak gol pertamanya di Liga Champions, dalam kemenangan 4-0 atas Apoel Nicosia. Dia menutup musim dengan 25 gol dari 43 pertandingan.

2015/16: 2 gol dalam 6 pertandingan pertama

Ini adalah musim terbaiknya dalam urusan mencetak gol. Suarez mencetak 59 gol dari 53 pertandingan, yang membuatnya meraih sepatu emas. 40 gol di antaranya tercipta di La Liga.

2016/17: 6 gol dalam 6 pertandingan pertama

Musim ini merupakan awal musim terbaik Suarez. Dia mencetak gol di Piala Super Spanyol dan langsung membungkus hattrick pada laga pertama di La Liga. Pada akhir musim, Suarez mencatatkan 31 gol dari 51 pertandingan.

2017/18: 1 gol dalam 6 pertandingan pertama

Awal musim tersulit Suarez. Dia punya masalah cedera lutut. Barca kalah di Piala Super Spanyol dari Real Madrid.

Baca Juga:   Sergio Ramos Ogah Ladeni Komentar Nyelekit Dejan Lovren

Suarez memang mencetak gol di laga liga pertamanya, tapi dia tidak banyak mencetak banyak gol seperti biasanya. Berkembang sepanjang musim, Suarez mencetak dua gol di final Copa del Rey.

2018/19: 3 gol dalam 6 pertandingan pertama

Sama seperti musim sebelumnya. Tidak mencetak gol di Piala Super Spanyol, tapi mencetak dua gol saat Barca mengalahkan Huesca 8-2.

Tidak mencetak gol di semifinal Liga Champions, tapi menciptakan enam assists untuk tim di kompetisi tersebut.

2019/20: 3 gol dalam 6 pertandingan

Cedera dan ditarik keluar pada laga pertama, absen pada pertandingan kontra Real Betis dan Osasuna. Kembali saat melawan Valencia dan mencetak dua gol.

Satu gol lagi kala Barca mengalahkan Getafe akhir pekan lalu. Tampaknya krisis ini tidak parah, Suarez selalu bangkit.