Bebaskan Kemacetan, Gerbang Tol Perlu Dihilangkan?

REKANBOLA – Mudik usai dihelat, sejumlah kemacetan terjadi di Gerbang Tol (GT). GT Cikampek Utama ke arah Jakarta saat arus balik beberapa hari lalu, misalnya.

Salah satu pengguna jalan, Maya bercerita kepada detikcom, dia terjebak macet sejak sekitar pukul 18.00 WIB di KM 90 dan baru melintasi GT Cikampek Utama di KM 70 sekitar pukul 22.00 WIB pada Minggu (09/06/2019) lalu.

Pengamat Transportasi, Djoko Setijowarno menilai bahwa GT dan Rest Area (Tempat Istirahat Pelayanan) sebaiknya mendapatkan perhatian untuk memperlancar arus jalan tol.

“Ketersendatan di ruas tol diakibatkan masih beroperasinya gerbang tol (GT) di ruas dan tempat istirahat dan pelayanan (TIP). Semestinya GT di ruas tol dihilangkan dan manajemen TIP dibenahi,” kata Djoko melalui pesan singkat, Selasa (11/06/2019).

Khususnya GT yang berada di ruas tol sepertinya memang perlu dihilangkan atau digantikan. Meski sistem pembayaran non tunai sudah digunakan untuk pembayaran di gerbang tol, pengguna tetap perlu memakan waktu untuk melakukan tapping.

Djoko menyarankan agar tol di Indonesia segera mengubahnya dengan teknologi yang lebih baru. Apalagi tol semakin ramai saat memasuki musim mudik lebaran.

“Ke depan GT yang berada di ruas tol memang harus dihilang. Digantikan teknologi baru seperti halnya di beberapa tol di mancanegara. Pilihan menggunakan OBU (On Board Unit), RFID (Radio Frequency Identification) atau yang lain masih dapat didiskusikan lebih lanjut,” kata Djoko.

“Transaksi pembayaran sudah tidak di ruas tol, semuanya beralih di pintu keluar masuk tol. Antrean panjang akan terjadi bukan di ruas tol lagi,” pungkasnya.

Baca Juga:   Top3 Berita Hari Ini: Heboh Mobil Bermuka Ganda dan SUV Terlaris