Beda Pandangan Politik di Pilpres, Deddy Mizwar dan Aher Tetap Mesra

REKANBOLA – Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar menegaskan mereka masih kompak meski berbeda pilihan politik di Pilpres 2019. Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2013/2018 ini masih kerap bertemu untuk berdiskusi berbagai hal.

Deddy Mizwar mengatakan, statusnya dan Hamad Heryawan sebagai pasangan kepala daerah paling mesra tetap berlaku. Mereka berdua sepakat untuk terus menjaga hubungan baik yang sudah terjalin.

“Sering saya ketemu sama Kang Aher, makan bareng. Kemaren minggu lalu kita juga ketemu. Silaturahmi kan harus tetap dijaga,” katanya usai menjadi saksi dalam sidang kasus suap Meikarta di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Kamis (21/3).

Perbedaan pandangan politik yang terjadi di antara keduanya kerap dijadikan bahan guyonan. Ahmad Heryawan seperti diketahui sebagai kader PKS yang mengusung paslon 02 Prabowo- Sandiaga Uno. Sementara Demiz diketahui merupakan pendukung paslon 01 Jokowi- Ma’ruf Amin.

Pria yang akrab disapa Demiz ini mengaku sering memuji strategi pemenangan milik Ahmad Heryawan yang sudah dua periode memimpin Jawa Barat. Ia berseloroh ilmu yang pernah didapatkan selama menjadi Wakil Gubenur sering diterapkan dalam memenangkan Jokowi di Jabar.

“Kalau soal strategi jangan dibocorin di depan dia (Aher) dong. Yang penting (Joko Widodo) menang (di Pilpres) lah,” terangnya sambil tertawa.

“Dulu kita berdua sering disebut kepala daerah paling mesra, paling kompak. Nah sampai saat ini hubungan baik kami tetap baik,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ahmad Heryawan mengamini pernyataan Deddy Mizwar. Keduanya pasti menyempatkan waktu untuk bertemu jika memungkinkan. Jika tidak, percakapan dilakukan melalui sambungan telepon.

Baca Juga:   PAN Copot Ketua DPW Kalsel yang Dukung Jokowi-Ma'ruf