Belinda Bencic Siap Untuk Rebut Kembali Takdirnya

REKANBOLA – Petenis berkebangsaan Swiss, Bencic selalu dipertimbangkan sebagai petenis yang berbakat. Tetapi, ia mengalami periode negatif yang bertahan sampai akhir musim 2017 ketika ia memenangkan dua gelar turnamen WTA 125K di Hua Hin dan Taipei.

Periode negatif tersebut juga dihiasi dengan ekspektasi yang terlalu tinggi dari orang-orang di sekitarnya dan media, ditambah tekanan setelah ia menjadi petenis muda yang berbakat.

Dengan dedikasinya, Bencic mulai bermain tenis lagi dari dasar. Ia menjalani perjalanan panjang, tetapi sejak November 2017, kariernya kembali ke jalur yang tepat. Awal musim 2019 menjadi salah satu hal yang paling penting dalam kariernya.

Awal musim ini, Bencic lolos ke semifinal di Hobart (kalah dari Anna Karolina Schmiedlova), lalu lolos ke babak ketiga Australian Open (kalah dari Petra Kvitova), sampai akhirnya ia memenangkan salah satu turnamen penting, Dubai Tennis Championships, termasuk mengalahkan sejumlah petenis handal seperti Simona Halep, Elina Svitolina, dan Kvitova dalam perjalanannya memenangkan gelar.

Selain itu, Bencic juga menjadi ujung tombak bagi tim Fed Cup Swiss. Pada pertemuan melawan Italia, Bencic berhasil mengalahkan Sara Errani dan Camila Giorgi.

Di Indian Wells pekan lalu, Bencic juga lolos ke semifinal sebelum kalah dari runner up, Angelique Kerber.

Musim 2019 akan menjadi musim yang penting bagi Bencic. Baru berusia 22 tahun, ia bisa mencapai tujuan baru penting lainnya. Kunci kembalinya Bencic tampil prima adalah menemukan kembali ketenangan, kesolidan mental, dan konsisten dalam performanya.

Kemampuan teknikalnya membuat Bencic mematikan di hard-court dan grass-court. Peningkatan kemampuannya, terutama dalam dua bulan terakhir, telah begitu memukau. Sekarang, ia harus mempertahankan konsistensi tersebut. Kita tidak boleh lupa bahwa ia masih sangat muda dan ia tidak hanya bisa menembus peringkat 10 besar, tetapi juga memenangkan turnamen paling penting.

Baca Juga:   Final Wimbledon Pertemukan Serena dan Kerber