Beri Dukungan untuk HMN, Pimpinan DPR Soroti soal Hak Cipta

Rekanbola.com – Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan siap mendukung peringatan Hari Musik Nasional (HMN) 2018. Dia pun kemudian menyoroti soal hak cipta yang kerap menjadi masalah di industri musik.

“Sekarang sudah ada payung hukum untuk melindungi hak cipta, yakni Undang-Undang Hak Cipta,” ujar Taufik dalam keterangannya, Rabu (7/2/2018).

Payung hukum yang dimaksud itu adalah UU No 28 Tahun 2014. Meski memang sebagian besar lebih banyak pada masalah aspek perfilman. Mengenai industri musik, baru ada 25 persen dalam UU itu.

Terlepas dari itu, Taufik berharap setiap insan musik siap menghadapi kemajuan teknologi. Komisi X DPR sendiri tengah mengkaji mengenai RUU Musik.

“Harus kita perhatikan juga ada kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat. Orang pun sekarang tinggal klik di internet, sudah bisa mendengarkan lagu. Ini tantangan zaman yang harus kita jawab bersama-sama,” kata Taufik.

Politikus PAN itu pun telah menerima audiensi dari panitia Hari Musik Nasional, yang diketuai oleh Ali Akbar, pada Selasa (6/2) kemarin di gedung DPR. Taufik memastikan DPR siap mendukung HMN, yang akan digelar pada 3-9 Maret mendatang.

“Ini harus kita dukung bersama-sama. Musik menjadi hal penting, karena bisa membawa misi norma-norma kehidupan yang baik dan positif di tengah era globalisasi ini,” tuturnya.

Sesuai Keppres No 10 Tahun 2013, HNM diperingati setiap 9 Maret. Itu merupakan tanggal lahir WR Soepratman.

“Saya mendorong agar peringatan ini gaungnya disyiarkan ke seluruh wilayah Indonesia. Sehingga, jangan hanya seremonial saja, namun juga ada kegiatan-kegiatan seperti lomba. Kreativitas itu dikembalikan kepada panitia,” sebut Taufik.

Hadir dalam acara ini, perwakilan Persatuan Artis, Penyanyi, dan Pemusik Indonesia (PAPPRI); Persatuan Artis Melayu Indonesia (PAMI); hingga insan musik keroncong dan campur sari. Hadir juga puluhan musisi, seperti Hamdan ATT, Hendro Saky, Koko Thole, Timur Priyono, Jelly Tobing, dan Maxie Mamiri.

Baca Juga:   Bantah bukti percakapan bahas proyek Bakamla, Fayakhun ngaku akunnya diretas

HMN 2018 akan digelar di Jakarta dengan tema ‘Kebyar-Kebyar’. Sejumlah acara akan digelar, di antaranya expo musik, seminar, aksi peduli sosial, panggung musik di kecamatan-kecamatan, hingga penyerahan penghargaan kepada para musisi.

Ketua Panitia HMN 2018, Ali Akbar, berharap DPR dapat membantu menggelorakan peringatan Hari Musik. Dia mengingatkan musik menjadi bagian yang bisa menghasilkan nilai ekonomi dan kultural.

“Selama ini, selama empat tahun kemarin peringatan HMN kurang bergelora. Kita mendatangi DPR untuk menyampaikan masalah ini, untuk membahas benar tidak Keppres ini tentang Hari Musik. Jadi kita audiensi, untuk tukar pikiran hal-hal yang bisa menjadi sesuatu yang penting bagi perkembangan musik Indonesia,” papar Ali.

 

Baca Juga :

 

Hasil gambar untuk MInion logo