Berkat Ternak Ikan Nila, Kampung Ini Raup Rp 17 Miliar

REKANBOLA – Kampung budi daya ikan nila atau Kampung Nila yang dikelola Kelompok Petani Ikan (KPI) Mina Ngremboko Dusun Bokesan, Desa Sindumartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, mampu menghasilkan omzet hingga Rp 17 miliar dalam satu tahun. Pendapatan ini diperoleh dari pembenihan bibit ikan berbagai jenis.

Ketua Kelompok Tani Ikan Mina Ngremboko, Saptono, mengatakan dari berbagai usaha yang dikembangkan di Kampung Nila ini, dalam setiap tahunnya mampu menghasilkan omzet antara Rp 16 miliar hingga Rp 17 miliar.

“Dari para anggota petani ikan di sini, setiap bulannya mampu menghasilkan 8,5 juta ekor ikan dengan akumulasi pendapatan penjualan seluruh macam ikan pertahunnya mencapai di atas Rp 16 miliar,” kata Saptono di Sleman, Yogyakarta, seperti dikutip Antara, Rabu (26/12).

Saptono mengatakan, selama ini pasar benih ikan yang diproduksi Kampung Nila Bokesan telah menembus berbagai daerah di Indonesia. Selain di kota-kota besar seperti di Jawa, produksi ini juga sampai menembus Kalimantan, Sumatera, Papua dan lainnya.

Saptono menambahkan, selain pembibitan, jenis usaha lain yang dikembangkan adalah pasar ikan lokal, produksi pakan ikan, berbagai olahan makanan berbahan baku ikan dan lainnya. “Kami juga membuka pelatihan budi daya ikan bagi masyarakat atau instansi,” katanya.

Meskipun belum terlalu ramai, Dusun Bokesan, juga mengembangkan sektor pariwisata edukasi budi daya ikan. “Wisatawan dapat belajar berbagai hal tentang budi daya ikan sambil menikmati alam pedesaan dengan pemandangan lereng Gunung Merapi,” katanya.

Baca Juga:   Bekuk Liverpool, Gary Neville Puji Barisan Gelandang Manchester City