Bos Huawei Sindir Galaxy Fold

REKANBOLA – Samsung dan Huawei menjadi vendor mainstream pertama yang memperkenalkan ponsel layar lipat, Huawei dengan Mate X dan Samsung punya Galaxy Fold. Nah, bos Huawei mengaku pernah mengembangkan prototipe mirip Galaxy Fold, tapi mereka batalkan.

CEO bisnis mobile Huawei, Richard Yu, menyatakan bahwa Huawei awalnya mendesain ponsel layar lipatnya serupa dengan Galaxy Fold. Tapi Yu menilainya kurang bagus sehingga tidak jadi mereka buat.

“Saya rasa punya dua layar, satu di depan dan satu di belakang, membuat ponselnya terlalu berat,” sebut Richard di sela perhelatan MWC 2019 di Barcelona, Sabtu (2/3).

“Kami memiliki beberapa solusi, tapi kami membatalkannya. Kami punya tiga proyek secara simultan. Kami bahkan punya sesuatu yang lebih baik dari itu (Fold-red), dimatikan oleh saya. Benda itu buruk,” tambah Richard.

Galaxy Fold dan Mate X memang punya pendekatan berbeda soal melipat layar. Fold punya layar kecil di depan dan cara menjadikannya lebih lebar adalah membukanya layaknya buku. Sedangkan Mate X punya layar tunggal yang dilipat ke belakang untuk menjadikannya smartphone.

Beberapa pihak menilai desain Mate X lebih baik dan lebih efisien, di samping ponselnya lebih tipis. Tapi tentu ada yang menganggap wujud Galaxy Fold lebih baik.

Baca Juga:   Pria Ini Dropout Kuliah Tapi Sukses Kantongi Rp 105 T dari Microsoft