Cara Untung Beli Mobil Bekas, Cari yang Belum Setahun

REKANBOLA – Beberapa orang mungkin memiliki mobil idaman untuk menjadi transportasi utama mereka dalam beraktivitas. Namun keterbatasan finansial dan pertimbangan pengeluaran lainnya membuat hasrat membeli mobil baru sedikit terbendung.

Untuk menyiasati hal tersebut ada cara yang cukup ekonomis jika ingin mendapatkan mobil baru dengan harga yang di bawah rata-rata. Mobil idaman Anda bisa didapatkan dengan harga lebih murah dengan cara membelinya dalam kondisi bekas.

“Ada beberapa konsumen yang cerdas dan sangat mempertimbangkan faktor ekonomis saat membeli mobil. Bagi sebagian orang membeli mobil bekas yang umurnya di bawah satu tahun merupakan keuntungan yang sangat signifikan. Cukup banyak konsumen saya yang membeli mobil dengan kondisi tersebut,” ujar Marketing Manager Berkah Jaya Mobilindo (BJM), Sonny saat ditemui detikOto di showroomnya BJM Duren Sawit, Jakarta Timur.

Membeli mobil bekas yang usia pakainya cukup menguntungkan karena secara kondisi mobil masih sangat baik dengan catatan tidak mengalami kecelakaan parah. Meskipun dengan kondisi baru selama itu sudah dibeli dan dijual lagi tentu sudah dianggap mobil bekas dan harganya akan turun.

“Mobil bekas itu walaupun baru sehari pakai tetaplah mobil bekas, harga tidak mungkin sama dengan harga baru. Dari mobil seperti ini ada konsumen yang benar-benar memantaunya dan mencari mobil tersebut untuk mendapatkan keuntungan dalam pembelian,” lanjut Sonny.

Mobil berumur satu tahun yang dijual kembali kerap ditemukan di diler dengan alasan sang pemilik pertama tidak mampu melunasi sisa kredit, ingin mengganti mobil lain, atau benar-benar membutuhkan uang.

“Biasanya itu mobil baru ada aja orang yang nggal selesai cicilannya sehingga meskipun masih baru harus dijual. Ada juga yang ingin ganti atau upgrade mobil lain karena ternyata tidak sesuai selera, nah mobil dengan kondisi seperti ini banyak juga yang incar,” pungkas Sonny.

Baca Juga:   Disangka Barang Curian, Ferrari 458 Spider ini Dihancurkan Polisi